Jalan Diponegoro di Bandung Batal Tutup, Lalu Lintas Normal

Dedi S. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
Jalan Diponegoro di Bandung Batal Tutup, Lalu Lintas Normal

Gambar atau konten salah?

Pengendara yang biasa melintasi kawasan Gedung Sate di Bandung kini tidak perlu khawatir. Pemerintah provinsi Jawa Barat menyatakan rencana penutupan Jalan Diponegoro pada Kamis, 30 April 2026, batal dilaksanakan. Juga dijamin arus lalu lintas di jantung kota tetap normal.

Papan informasi berwarna kuning yang sebelumnya terpasang di dua sisi jalan, memuat jadwal penutupan Jalan Diponegoro mulai 30 April 2026 hingga 7 Agustus 2026, kini sudah tidak terlihat lagi. Papan tersebut tampak telah dipindah ke balik pagar putih.

Kepala Biro Umum Setda Jabar Sekarwati menyebut bahwa informasi penutupan yang sempat beredar bersumber dari papan pemberitahuan di kawasan Lapangan Gasibu yang kini telah diturunkan. "Kami klarifikasi, kalau Jalan Diponegoro tidak ditutup," kata Sekar dalam keterangannya, Rabu (29 April 2026).

Ia menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan dilakukan selama tahap penataan kawasan Gedung Sate berlangsung. Namun, jadwal pasti pemberlakuan rekayasa tersebut masih dalam tahap persiapan. "Memang tengah ada penataan halaman Gedung Sate, termasuk rekayasa lalu lintas Jalan Diponegoro. Namun untuk jalan masih dalam tahap persiapan dan akan disosialisasikan terlebih dahulu," ungkapnya.

Menegaskan tidak akan ada kebijakan mendadak tanpa pemberitahuan resmi, Sekarwati menambahkan: "Kalau sudah ada jadwal atau penerapan rekayasa lalu lintas, pasti akan diumumkan secara resmi," tegasnya.

Seperti diketahui, Jalan Diponegoro rencananya akan ditutup mulai 30 April 2026 hingga 7 Agustus 2026 seiring pengerjaan Plaza Gedung Sate. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan, kami pastikan tidak ada penutupan jalan Diponegoro," tegas Sekarwati.

Dengan demikian, pengendara di Bandung dapat melanjutkan perjalanan mereka tanpa khawatir penutupan Jalan Diponegoro.

Jalan DiponegoroGedung SateBandungPenutupanRekayasa Lalu LintasLapangan GasibuPemerintah Jawa Barat

Komentar

Memuat komentar...