Jalan Gombel Lama Diperbaiki, Tutup Sepanjang 7 Bulan 2026

Vera T. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 152 dibaca
Bisik.id
Jalan Gombel Lama Diperbaiki, Tutup Sepanjang 7 Bulan 2026

Gambar atau konten salah?

BBPJN Jateng‑DIY akan mengerjakan rekonstruksi Jalan Gombel Lama mulai bulan April hingga November 2026. Selama tujuh bulan, ruas tersebut akan ditutup sepenuhnya.

Pihak PPK 3.3 Provinsi Jawa Tengah, Alfan Noor Rizal, menjelaskan bahwa proyek ini bagian dari paket preservasi Jalan Semarang‑Bawen‑Salatiga‑Sruwen. “Nilai anggaran sebesar Rp 181 miliar yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Paket pekerjaan ini merupakan paket multi years contract (MYC) yang dilaksanakan pada periode 2025‑2027,” kata Alfan.

“Dari paket tersebut, rekonstruksi Jalan Gombel Lama sepanjang 1,3 km menjadi salah satu lingkup pekerjaan dengan alokasi dana sekitar Rp 17,5 miliar,” lanjutnya.

Alfan menambahkan, Jalan Gombel Lama yang dulu merupakan jalan Pemerintah Kota kini sudah diangkat menjadi jalan nasional sekitar dua tahun lalu.

Ruas ini sering mengalami amblesan dan berada di kawasan patahan tanah. “Beberapa waktu terakhir, ruas tersebut mengalami amblesan dan berada di kawasan patahan tanah, sehingga diperlukan penanganan melalui rekonstruksi jalan secara menyeluruh,” ujarnya.

Proyek ini diperkirakan memerlukan waktu lebih lama karena kondisi lokasi yang kritis, terutama di titik longsoran. “Pekerjaan rekonstruksi turunan Gombel ditargetkan selesai dalam waktu sekitar tujuh bulan, dengan jadwal pelaksanaan mulai April hingga November 2026,” ujarnya.

Rencana teknisnya meliputi penggalian untuk memperbaiki struktur tanah dan pemasangan subdrain. “Area tersebut akan digali untuk memperbaiki struktur tanah sekaligus dilakukan pemasangan subdrain,” ucap Alfan.

Penanganan tidak hanya memperbaiki permukaan jalan, melainkan juga memperkuat struktur tanah di bawahnya. “Penanganan yang dilakukan, kata Alfan, nantinya tidak hanya memperbaiki permukaan jalan, tetapi juga memperkuat struktur tanah di bawahnya hingga mengganti struktur fondasi jalan.

Di beberapa titik longsoran, akan dipasang bore pile dan subdrain untuk mengendalikan muka air tanah. “Selain itu, juga akan dilakukan penggantian struktur pondasi jalan, dimana kondisi eksisting pondasi jalan menggunakan paving akan diganti dengan pondasi jalan berupa aggregat dan berpenutup perkerasan aspal,” lanjutnya.

Desain jalan juga akan disesuaikan agar lebih aman, khususnya di titik-titik longsoran. “Di titik longsoran akan dilakukan penyesuaian alignment vertikal agar lebih halus dan tidak terlalu membentuk patahan seperti kondisi sebelumnya,” terangnya.

BBPJN Jateng‑DIY telah berkoordinasi dengan Sat Lantas Polrestabes Semarang mengenai arus lalu lintas. “Arus lalu lintas di Jalan Gombel Lama akan ditutup sementara dan dialihkan melalui Jalan Setiabudi atau Gombel Baru, yang akan difungsikan dua arah selama masa pekerjaan,” ungkapnya.

Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada warga terdampak. Informasi akan disampaikan lewat media sosial.

Dengan rekonstruksi ini, diharapkan Jalan Gombel Lama menjadi lebih aman, stabil, dan nyaman bagi masyarakat, khususnya bagi kendaraan menuju pusat Kota Semarang.

Proyek ini menandai upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur di wilayah rawan longsoran, sambil meminimalkan gangguan lalu lintas melalui rencana pengalihan yang terkoordinasi.

Jalan Gombel LamarekonstruksilongsoranBBPJN Jateng‑DIYsubdrainbore pilepengalihan lalu lintas

Komentar

Memuat komentar...