Jalan Letjen Jamin Ginting, 71,3 km, Jarak Medan–Karo

Bambang W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 106 dibaca
Bisik.id
Jalan Letjen Jamin Ginting, 71,3 km, Jarak Medan–Karo

Gambar atau konten salah?

Jalan Letjen Jamin Ginting menempuh lintasan dari Medan hingga Kabupaten Karo, dan sudah lama menjadi rujukan bagi masyarakat Sumatera Utara. Jalan ini tidak hanya memudahkan perjalanan, melainkan juga menjadi penghormatan kepada Letnan Jenderal Jamin Ginting, tokoh perjuangan bangsa.

Sebagai jalan nasional terpanjang di Indonesia, panjangnya mencapai 71,3 kilometer. Jalur ini menembus Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Karo, dan pencapaiannya tercatat oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

"Jamin Ginting merupakan putra daerah Tanah Karo yang lahir di Desa Suka, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, pada 12 Januari 1921. Ia dikenal sebagai tokoh militer sekaligus pejuang kemerdekaan yang memiliki peran besar dalam mempertahankan wilayah Sumatera Utara pada masa revolusi," ujar dosen antropologi USU, Ryta Tambunan, Senin (30 Maret 2026).

Ryta Tambunan menjelaskan, sejak usia muda Jamin Ginting telah aktif mengikuti pendidikan kemiliteran serta terlibat dalam perjuangan gerilya. Ia turut ambil bagian dalam perlawanan menghadapi Agresi Militer Belanda dan berperan membina para pemuda untuk bergabung dalam pasukan Republik. Kiprahnya di wilayah Medan dan Tanah Karo menjadikannya salah satu figur penting dalam sejarah perjuangan di Sumatera Utara.

"Atas dedikasi dan pengabdiannya kepada negara, pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Jamin Ginting pada tahun 2014," katanya.

Penamaan Jalan Letjen Jamin Ginting menjadi wujud penghargaan masyarakat atas jasa perjuangannya. Jalur tersebut melintasi kawasan yang dahulu menjadi lokasi perjuangan sang jenderal dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Lebih dari sekadar sarana transportasi, Jalan Letjen Jamin Ginting menjadi pengingat perjalanan sejarah bangsa. Keberadaannya mencerminkan kebanggaan masyarakat Sumatera Utara sekaligus menjadi warisan sejarah yang terus dilintasi oleh generasi masa kini.

Jalan ini juga menunjukkan bahwa jasa para pahlawan tidak hanya dikenang melalui tugu atau monumen, tetapi juga melalui infrastruktur publik yang menghubungkan masyarakat sekaligus menyimpan nilai sejarah perjuangan Indonesia.

Jalan Letjen Jamin GintingSumatera UtaraJamin GintingPahlawan NasionalMURIMedanKaro

Komentar

Memuat komentar...