Jalan Limapuluh Kota Amblas, Ribuan Keluarga Isolasi
Gambar atau konten salah?
Rabu (13 Mei 2026), sebuah ruas jalan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, amblas setelah hujan deras. Jalan tersebut menimbulkan lubang mirip sinkhole dan tertimbun material longsor. Jalan kabupaten ini menjadi satu-satunya akses keluar-masuk Nagari Situjuah Ladang Laweh.
Ruas yang rusak terletak di kawasan Lokuak Pangorangan, Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo. Nama lengkapnya adalah Kabupaten Situjuah Ladang Laweh-Batas Batu Sangkar. Kondisi ini membuat ratusan kepala keluarga terisolasi, sekolah di wilayah tersebut harus libur, dan ekonomi lokal hampir lumpuh.
Anggota Komisi II DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, meninjau kondisi jalan tersebut. Ia mengatakan, “Jalan kabupaten ini, tak hanya amblas dan berlubang mirip sinkhole. Tapi juga tertimbun material longsor. Dampaknya, sebanyak ratusan kepala keluarga terisolasi. Sekolah libur. Ekonomi nyaris lumpuh. Jalan ini harus segera diperbaiki.”
Fajar Rillah Vesky menuntut Pemkab Limapuluh Kota segera mengambil langkah tanggap darurat. Ia menegaskan, “Kita minta, pemda segera melakukan langkah tanggap darurat. Mulai dari kaji cepat lokasi dan kerusakan bencana, penyelamatan dan evakuasi, pembersihan lokasi, sampai pemenuhan kebutuhan dasar warga yang melakukan evakuasi secara mandiri.”
Ilham Wahab, Sekretaris BPBD Provinsi Sumatera Barat, menambahkan bahwa bencana melanda beberapa daerah di provinsi ini, mulai dari banjir hingga tanah longsor. Ia menyebutkan bahwa selain di Kabupaten Limapuluh Kota, bencana juga terjadi di Kota Payakumbuh, Tanah Datar, dan Kota Padang. “Benar, terjadi sejumlah peristiwa bencana di berbagai daerah. Laporan yang kami terima dari Kota Padang, Limapuluh Kota, Payakumbuh dan Tanah Datar. Saat ini proses pendataan masih berlangsung. Bencana mulai dari banjir hingga tanah longsor,” kata Ilham.
Situasi ini menuntut intervensi cepat dari pemerintah daerah. Jalan yang rusak menghambat mobilitas warga, menuntut penanganan segera agar akses kembali terjaga dan dampak sosial ekonomi dapat diminimalisir.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jaga Kolam Ikan Rumah Bersih: Tips Pembersihan dan Nutrisi
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Habonaron: Kepercayaan Asli Simalungun yang Masih Hidup
Rekrutmen Bintara TNI AL Gelombang III 2026: Daftar Sekarang
Pemadaman Listrik Medan Akibat Hujan Deras, PLN Pengerjaan
Banjir di Jalan Meteorologi: Kendaraan Terjebak Tinggi Paha
Berita Terbaru
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
Grab Tegaskan Tidak Keluar Indonesia, Tetap Komitmen Lanjut
