Jasa Tirta I Lakukan Flushing di Bendungan Wlingi & Lodoyo

Teguh A. · 1 min baca · 16 hari lalu · 45 dibaca
Bisik.id
Jasa Tirta I Lakukan Flushing di Bendungan Wlingi & Lodoyo

Gambar atau konten salah?

Perum Jasa Tirta I memulai kegiatan flushing, atau pladu, di Bendungan Wlingi dan Bendungan Lodoyo pada Senin (18 Juni 2026). Sirine bunyi tiga kali diaktifkan sebagai tanda resmi dimulainya proses. Sekelompok warga datang ke kawasan bendungan, tertarik melihat proses pembersihan tersebut.

Menurut Agung Nugroho DP, Kepala Divisi Jasa Asa Wilayah Sungai Brantas Perum Jasa Tirta I, kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan. “Ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan di bendungan Wlingi raya dan Lodoyo. Ini merupakan program untuk kelancaran operasi waduk, dalam rangka mendukung kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Flushing bertujuan mengurangi sedimentasi pada bendungan. Sedimen dapat menurunkan kapasitas tampungan air, khususnya di Bendungan Wlingi dan Bendungan Lodoyo. Agung menambahkan, “Kegiatan ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 23 Mei 2026. Akan diikuti dengan kegiatan irigasi dan PLTA akan beroperasi dengan normal kembali.”

Target pengeluaran sedimen mencapai sekitar 600 ribu meter kubik. Sedimen yang terkuras berasal dari kedua bendungan tersebut. Proses ini diharapkan memperbaiki kapasitas dan efisiensi operasional waduk.

Flushing, yang juga dikenal sebagai pladu, menarik warga yang ingin mencari ikan mabuk. Agung mengimbau, “Kami tetap mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu dekat dengan pinggiran sungai, dan bendungan. Itu karena kawasan berbahaya.”

Dengan kegiatan rutin ini, Perum Jasa Tirta I menegaskan pentingnya pemeliharaan bendungan untuk mendukung irigasi dan energi terbarukan di wilayah Brantas. Kegiatan ini menandai komitmen berkelanjutan terhadap keberlanjutan sumber daya air.

Perum Jasa Tirta IFlushingBendungan WlingiBendungan LodoyoSedimentasiIrigasiPLTA

Komentar

Memuat komentar...