Jatiluwih Siap Tampilkan Festival & Lari 5K demi Turis
Gambar atau konten salah?
Manajemen Daerah Tujuan Wisata (DTW) Jatiluwih, yang terletak di Kecamatan Penebel, Tabanan, Bali, sedang menyiapkan dua acara besar. Tujuannya sederhana: tarik wisatawan domestik dan mancanegara, sekaligus memperbaiki citra pariwisata di daerah tersebut. Acara ini direncanakan di tengah situasi dan isu pariwisata yang tidak sedap.
“Ada dua kegiatan yang akan kami laksanakan, Jatiluwih Festival dan Bali Tourism Run. Acara ini kami harap bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Jatiluwih dan sekitarnya, itu tujuan kami,” kata John Ketut Purna, Manajer Operasional DTW Jatiluwih, di Denpasar, 27 Mei 2026.
Selain memperbaiki citra, kedua event ini juga diharapkan memberi dampak positif bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. John Ketut Purna menjelaskan bahwa Jatiluwih Festival akan digelar pada 20 Juni 2026. Festival ini masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang dikelola oleh Kemenpar. Kemenpar mendorong kunjungan dan partisipasi wisatawan selama acara berlangsung.
“Sebenarnya diminta bisa menggaet 7 ribu orang, tetapi kami khawatir lokasi crowded dan mengganggu kegiatan (aktivitas) masyarakat di Jatiluwih karena lahan parkir juga di sana sedikit,” ungkap John Ketut Purna.
Acara selanjutnya, Bali Tourism Run 5K, dijadwalkan sehari setelah festival, yaitu pada 21 Juni 2026. Fun run ini baru mendapatkan 600 peserta dari target sebanyak 2 ribu orang. Meski demikian, John tetap optimistis. “Kami persiapan 40 hari saja karena di hari itu juga ada beberapa event. Ya mudah‑mudahan bisa tercapai targetnya,” harapnya.
John sempat memikirkan ide lari internasional, dengan titik start di DTW Tanah Lot menuju DTW Ulun Danu, lalu berakhir di DTW Jatiluwih. Usulan tersebut disampaikan ke manajemen Maybank Run, namun belum terealisasi.
Informasi tambahan: kunjungan wisatawan ke DTW Jatiluwih kini mencapai 700 hingga 1.000 orang per hari. Menurut John Ketut Purna, turis yang datang didominasi warga negara Australia, India, dan China.
Dengan dua acara ini, DTW Jatiluwih berharap dapat menstimulasi ekonomi lokal dan menarik lebih banyak pengunjung ke wilayah yang kaya akan budaya dan alam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Cuaca cerah berawan Bali, hujan ringan Badung Denpasar
Kamis 04 Juni 2026: Hari Ala Ayuning Dewasa, Waktu Lahan
Badung Bangun Tempat Penampungan Sampah B3 di Mengwitani
SMPN 5 Pupuan, Disdik Tabanan Atasi Rendahnya Siswa
Tabanan Selenggarakan Kegiatan Bulan Bung Karno Juni 2026
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
