Jatim Kirim Rp58 Miliar ke Lamongan, Bangun Tanggul Jabung

Bambang W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 65 dibaca
Bisik.id
Jatim Kirim Rp58 Miliar ke Lamongan, Bangun Tanggul Jabung

Gambar atau konten salah?

Di Lamongan, pemerintah provinsi Jawa Timur melalui unit PU SDA Jatim menyiapkan dana sebesar Rp 58 miliar untuk menanggulangi banjir yang melanda beberapa kecamatan sejak akhir tahun 2025 hingga Maret 2026. Banjir ini disebabkan oleh luapan Sungai Bengawan Jero yang menggenangi wilayah depresi setengah bulat, sehingga air terjebak dan hanya bisa keluar lewat rekayasa hidrologi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PUSDA) Jawa Timur, I Nyoman Gunadi, menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan proyek strategis Jabung Ring Dyke. Proyek ini menargetkan penyelesaian sisa dua kilometer tanggul, melengkapi total panjang 24,4 kilometer yang sudah ada. Dana tersebut dialokasikan melalui BBWS Bengawan Solo.

“Jika konstruksi ini tersambung, secara teknis sistem sudah bisa bekerja menahan dan mengalirkan air menuju laut, sehingga beban di hilir berkurang drastis,” kata Nyoman di Surabaya pada 29 April 2026. Ia menambahkan bahwa ambisi teknis ini harus diimbangi dengan dinamika sosial. Saat ini masih ada 49 kepala keluarga yang tinggal di area tanggul, dan muncul gelombang klaim ganti rugi baru yang sering membuat proses administrasi kembali ke titik nol.

Jabung Ring Dyke dirancang dengan kapasitas tampung 30 juta meter kubik dan mampu menyusut debit air dari Bendung Babat sebesar 300 meter kubik per detik langsung ke laut. Dengan begitu, sistem dapat menahan air selama musim hujan dan mengalirkannya secara terkontrol.

Sambil menunggu proyek fisik selesai, PU SDA Jatim juga melakukan langkah darurat. Fokus tahun ini adalah normalisasi sistem sungai Blawi, Malang, Corong, dan Mireng (BMCM). “Tahun ini fokus kami di Kali Malang dan Kali Corong sepanjang 6,9 kilometer. Sosialisasi kepada petani dan petambak akan dimulai pekan ini agar air bisa lebih cepat surut saat musim hujan tiba,” pungkas Nyoman.

Upaya ini mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam mengelola risiko banjir melalui kombinasi infrastruktur dan kerja sama dengan masyarakat. Dengan melibatkan warga dan mengatur aliran air secara teknis, diharapkan dampak banjir dapat diminimalisir di masa depan.

Jabungan Ring DykeBanjirSungai Bengawan JeroDana Rp 58 MiliarBBWS Bengawan SoloTanggul 24,4 kmPengelolaan Risiko BanjirInfrastruktur Tanggul

Komentar

Memuat komentar...