Jaya Raya Jakarta Juara Yonex‑Sunrise Doubles 2026
Gambar atau konten salah?
Turnamen ganda khusus Yonex‑Sunrise Doubles Special Championships 2026 presented by Candra Wijaya telah selesai diadakan. Laga final berlangsung di Hall Daihatsu Yonex‑Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC) di Jelupang, Tangerang Selatan, pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Klub Jaya Raya Jakarta meraih enam gelar, menempati posisi juara umum. Djarum Kudus mengikuti dengan empat gelar, sementara Taqi Arena Badminton Academy menorehkan satu gelar. Keberhasilan ini menegaskan dominasi klub-klub lokal dalam kompetisi ganda.
Menurut Candra Wijaya, turnamen ini menjadi sarana penting bagi pembinaan nomor ganda sejak usia dini. “Kemenangan adalah awal untuk mempertahankan prestasi dan awal untuk menorehkan prestasi di masa depan,” ujarnya dalam keterangan kepada media.
Ia menekankan perlunya keterlibatan banyak pihak dalam pengembangan bulutangkis. “Semua ini saya lakukan agar regenerasi di nomor ganda tetap berjalan demi menjadikan bulutangkis Indonesia kembali disegani di seluruh dunia. Semoga tahun depan turnamen ini terus digelar dengan dukungan dari banyak pihak termasuk klub-klub yang ada di Indonesia,” tambahnya.
Rosiana Tendean, mantan ganda putri Indonesia, menilai turnamen ini sebagai tolok ukur penting dalam pembinaan nasional. “Turnamen ini menjadi salah satu barometer pembinaan untuk nomor ganda. Dari sini kita bisa melihat pemain-pemain yang memiliki potensi untuk menjadi andalan Indonesia di masa depan,” jelasnya. Ia menegaskan optimisme bahwa lima tahun ke depan akan ada pemain ganda Indonesia yang pernah turun di turnamen ini dan kemudian menjadi andalan di level yang lebih tinggi.
Berikut hasil lengkap pertandingan, dibagi ke dalam kategori pemula, remaja, taruna, dan dewasa, baik putra, putri, maupun campuran:
- Ganda Pemula Putra – Favian Adinata/Krishna Adi Syahputra (9/16) (Jaya Raya) vs Evan Tri Kurniawan/Muhammad Zidan (9/16) (Taqi Arena BA) 21-15, 11-21, 21-17
- Ganda Pemula Putri – Nadine Listya Khairunnisa/Nafalia Dwi Saputri (Taqi Arena BA) vs Naomi Clarita Holy Go/Valerie Kirsten Mintje (Jaya Raya) 19-21, 21-18, 21-14
- Ganda Pemula Campuran – Brian Aqila Daniswara/Tiara Shaqeela Jasmine (Djarum Kudus) (2) vs Leo Kenzie Putra Pratama/Khanza Zulfanihayah (3/4) (Djarum Kudus) 17-21, 21-18, 21-16
- Ganda Remaja Putri – Afizzah Rahmadhani/Aura Nadin Gunawan (Jaya Raya) (1) vs Bernessa Nadea Dharmawan/Hanifa Azzahrawani Nuradi (Taqi Arena BA) (3/4) 21-11, 22-20
- Ganda Remaja Putra – Beavis Nathaniel Ayler Carundeng/Syafi Arkana (Jaya Raya) vs Lim Ardi Wijaya/Radhika Alifi Gitara (Jaya Raya) (5/8) 23-21, 21-14
- Ganda Remaja Campuran – Timothy Lionel Warokka/Bunga Kirana Larasati (Djarum Kudus) (9/16) vs Raynanda Laksmana/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) (2) 16-21, 21-19 Ret.
- Ganda Taruna Putra – Grendly Alkatib Lumintang:Muhammad Vito Annafsa (Jaya Raya) vs Bagir Adinoto/Raid Nabil Setiawan (Jaya Raya) 21-16, 10-21, 21-12
- Ganda Taruna Putri – Rachel Machalul Cahya Ayu/Vica Velicia (Djarum Kudus) (3/4) vs Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya (Djarum Kudus) 21-13, 21-17
- Ganda Taruna Campuran – Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Jaya Raya) (5/8) vs Satya Candrarupa Arkana/Syafiqa Aliya (Gideon Badminton Academy) 21-19, 21-19
- Ganda Dewasa Putra – Gerardo Rizqullah Hafidz/Jonathan Farrell Gosal (Jaya Raya) vs Ardiola Dionilo/Raffarel Radzinski Sadad (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya) (1) 15-21, 21-17, 21-17
- Ganda Dewasa Campuran – Theodorus Steve Kurniawan/Priskila Venus Elsadai (Djarum Kudus) vs Gerardo Rizqullah Hafidz/Salma Mufida 22-19, 17-21, 21-17.
Turnamen ini menampilkan kompetisi dari level pemula hingga dewasa, mencakup pasangan putra, putri, dan campuran. Setiap kategori menampilkan pertarungan sengit, dengan skor yang menunjukkan ketegangan dan keahlian para pemain. Hasilnya menegaskan bahwa klub-klub besar masih memegang kendali, namun ada juga pemain muda yang menunjukkan potensi besar.
Dengan kemenangan Jaya Raya Jakarta dan dukungan Candra Wijaya, turnamen ini menandai langkah penting dalam pengembangan ganda bulutangkis di Indonesia. Fokus pada pembinaan sejak usia dini, partisipasi klub, dan peningkatan kualitas kompetisi diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Alwi Farhan Lolos Final 2026, Kalahkan Jason Gunawan
Sabar-Reza Raih Final Australian Open, Kemenangan Dramatis
Indonesia Wakil Final Australian Open 2026, Tantangan China
Moh Zaki Ubaidillah Kalah Semifinal, Tidak Masuk Final 2026
Rachel/Febi Kalah Australian Open 2026, Kembali ke Jakarta
Sabar & Reza Raih Kemenangan Semifinal Open Australia 2026
Berita Terbaru
Redite Paing: Manusa Yadnya Tidak Dianjurkan 14 Juni 2026
Jadwal Sholat 14 Juni 2026 Bandung: Subuh, Zuhur, Maghrib
Jadwal Salat Surabaya 02 & 14 Mei 2026: Imsak hingga Isya
Timnas Belgia Hadapi Mesir di Piala Dunia 2026, Target Juara
Denpasar Rilis Jadwal Shalat 14 Juni 2026: Subuh 05:09
Jaya Raya Jakarta Juara Yonex‑Sunrise Doubles 2026
Jadwal Sholat Minggu, 14 Juni 2026: Cirebon dan Sekitarnya
Cuaca Jawa Timur 14 Juni: Cerah Berawan Hingga Hujan Berat
Aquilani Jadi Pelatih Baru Sassuolo, Idzes Tantangannya
Perbanas Juara Campus League Basketball 2026, UBAYA Putri
