Jemaah Haji Sumut lewati Terminal 12, Peningkatan Layanan
Gambar atau konten salah?
Di Medan, Sumatera Utara, para calon jemaah Haji Sumut tidak lagi melewati terminal kargo seperti tahun-tahun sebelumnya. Gerbang 12 menjadi pintu gerbang baru, lengkap dengan fasilitas garbarata yang dimaksudkan untuk meningkatkan kenyamanan.
“Ini merupakan peningkatan layanan untuk memberikan kenyamanan lebih kepada jemaah. Tahun ini, jemaah diberangkatkan langsung melalui terminal internasional dengan fasilitas garbarata,” kata Zulkifli Sitorus, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, saat diwawancarai pada Selasa, 21 April 2026.
Ia menegaskan bahwa tahun ini adalah tahun pertama Kementerian Haji dan Umrah berperan sebagai penyelenggara utama ibadah haji. Ia berharap tata kelola haji menjadi lebih terintegrasi dan profesional. “Ini menjadi babak baru dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. Pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan sistem yang semakin baik dan terarah,” ungkapnya.
Dalam upaya memastikan kelancaran proses, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan berharap semua tahapan, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan, berjalan lancar. “Semoga seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur,” pungkasnya.
Selasa, 21 April 2026, sebanyak 360 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 01 Embarkasi Medan resmi memasuki Asrama Haji Medan. Ini merupakan langkah awal sebelum mereka diberangkatkan ke Tanah Suci.
Distribusi jemaah menunjukkan 223 orang berasal dari Binjai dan 131 dari Medan. Komposisi gender didominasi perempuan dengan 212 orang, sementara laki-laki berjumlah 148 orang. Mereka didampingi oleh enam petugas, termasuk TPHI, TPIHI, tenaga medis, dan Petugas Haji Daerah (PHD). Kloter ini terbagi menjadi sembilan rombongan, masing-masing dipimpin oleh seorang ketua rombongan (karom).
Dengan perubahan terminal dan dukungan petugas, harapan pemerintah adalah jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lancar dan kembali dengan predikat haji mabrur, menandai langkah baru dalam penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
