Jemaah Haji Surabaya Meninggal di Madinah, 85 Tahun, Kepada Jemaah

Fajar H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
Jemaah Haji Surabaya Meninggal di Madinah, 85 Tahun, Kepada Jemaah

Gambar atau konten salah?

Surabaya – Kabar duka datang dari jemaah haji kloter 8 Embarkasi Surabaya. Seorang jemaah haji bernama Komariyah (85) asal Pasuruan meninggal dunia di Madinah pada 26 April 2026.

“Jadi (jemaah) sesak nafas di sana, sakitnya seperti itu. Kemudian meninggalkan dunia di sana,” kata Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo pada 27 April 2026.

Anam menjelaskan bahwa panitia akan mengatur siapa yang akan melakukan badal haji almarhum Komariyah. Selain itu, asuransi akan diproses setelah Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan Certificate of death (COD). Ia melanjutkan, “(Nominal asuransi yang cair) ini mohon maaf kita belum tahu, kalau tahun kemarin kan saya nilai dengan BPH (Badan Penyelenggara Haji). Apakah tahun ini (sama dengan) BPH, mohon maaf saya belum bisa memberikan keterangan,” jelasnya.

Sebelumnya, Anam mengingatkan jemaah untuk fokus pada kesehatan selama ibadah haji. “Meskipun belum pada pelaksanaan Al-Musnad, tapi tetap bahwa kondisi iklim di Arab Saudi itu kan sangat berbeda jauh dengan di Indonesia. Kalau di kita ini sangat lembab, kalau di sana sangat kering,” ia katakan.

Oleh karena itu, jemaah diminta saling memperhatikan kesehatan. Salah satunya menggunakan masker agar tidak batuk atau sedang batuk atau flu. “Untuk apa masker ini? Untuk melembabkan udara yang masuk ke tubuh kita enggak kering seperti yang ada di Arab Saudi itu, sehingga cenderung jemaah haji kita itu batuk karena memang di sana udaranya dingin,” pungkasnya.

Sampai hari ini, Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan sebanyak 21 kloter dengan total 7.964 jemaah ke Tanah Suci.

Peristiwa ini mengingatkan semua pihak tentang pentingnya kesiapan fisik dan mental ketika menempuh ibadah haji di lingkungan yang berbeda secara iklim dan budaya.

Surabayajemaah hajiKomariyahMadinahasuransiiklim Arab SaudimaskerBPH

Komentar

Memuat komentar...