Jemaah Lumajang Tandai Koper, Mudah Diidentifikasi
Gambar atau konten salah?
Di Lumajang, Jawa Timur, calon jemaah haji menandai koper mereka dengan barang-barang unik. Cara ini tidak hanya mencegah koper tertukar, tetapi juga memudahkan jemaah mengenali barang bawaan saat tiba di Tanah Suci Makkah.
Ratusan koper jemaah asal Lumajang diberi penanda berupa boneka, gelas plastik, corong air, pita, dan potongan kain. Setiap penanda memiliki karakteristik berbeda, membuat setiap koper mudah diidentifikasi di bandara.
“Saya sengaja menandai koper dengan gelas agar mudah dikenali saat tiba nanti,” ujar salah satu jemaah, Suwari. Ia menekankan pentingnya penanda yang mudah dilihat.
Ketua KBIHU Al Mabrur Lumajang, Muhammad Ali Suud, menegaskan bahwa jemaah tetap boleh memberi tanda khusus selama tidak melanggar ketentuan penerbangan. Ia juga menyebut, “Pengumpulan koper sampai hari ini dari rumah jemaah ke aula KBIH yang datang sudah 168. Kalau tanda-tanda unik, ada yang memberi corong, boneka kecil juga ada, pita-pita,”.
Untuk musim haji 2026, Kabupaten Lumajang akan mengirimkan 1.256 jemaah, terbagi dalam empat kelompok terbang: kloter 98, 99, 100, dan 101.
Praktik menandai koper ini membantu menjaga barang pribadi jemaah dan memudahkan proses bongkar muat di Makkah. 15 Mei 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
7 SPPG Malang Disuspend Karena Masalah IPAL, Siap Kembali
Persaingan Tinggi pada UTBK Plus Unair 2026 Untuk Mahasiswa
Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste di Laga Kedua AFF U-19 2026
Semampir: Mobil Baleno, 8 Jeriken Pertalite Ditemukan
1 Muharram Jadi Puncak Tahun Baru Islam, Sejarah Hijrah
Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi Gabung Sokol Pyrzyce
Berita Terbaru
