Jembatan Gondang Dibongkar, Tulungagung‑Trenggalek Tutup 7

Fajar H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 140 dibaca
Bisik.id
Jembatan Gondang Dibongkar, Tulungagung‑Trenggalek Tutup 7

Gambar atau konten salah?

Jembatan Gondang di jalan nasional TulungagungTrenggalek akan dibongkar total dan diganti dengan konstruksi batu. Pekerjaan ini akan mematikan akses sepanjang jalan selama tujuh bulan.

Menurut Iptu Zainuddin dari KBO Satlantas Polres Tulungagung, rencana kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) memulai pembangunan pada 25 Mei 2026 dan selesai pada 30 November 2026. Ia menegaskan bahwa “Pembangunan ini dilakukan karena memang kondisi kaki jembatan mengalami kerusakan parah, sehingga berbahaya untuk lalu lintas kendaraan. Informasinya nanti dibongkar total,” pada 13 Mei 2026.

Selama proses pembongkaran dan pembangunan, akses utama dari Tulungagung ke Trenggalek dan sebaliknya akan ditutup total. Penutupan direncanakan mulai 25 Mei 2026 hingga 11 Desember 2026, meski pembangunan selesai pada 30 November 2026 karena proses sterilisasi.

Untuk mengatasi gangguan lalu lintas, pihak berwenang menyiapkan beberapa jalur alternatif. “Untuk kendaraan roda enam atau truk bertonase besar dari arah Tulungagung menuju Tulungagung, dari Tamanan ke selatan, Boyolangu, Campurdarat, Pakel, ketemu simpang empat Bandung, baru ke utara, baru ketemu simpang empat Durenan. Terus lanjut ke arah Trenggalek,” jelas Iptu Zainuddin.

Sementara itu, kendaraan pribadi dapat melintasi ruas jalan alternatif di timur Polsek Kalangbret hingga simpang empat Cabe ke kanan dan tembus di Koramil Gondang. “Untuk kendaraan pribadi bisa melintasi ruas jalan alternatif di timur Polsek Kalangbret hingga simpang empat Cabe ke kanan dan tembus di Koramil Gondang. Beberapa jalur alternatif di sekitarnya juga bisa dilalui kendaraan pribadi dan sepeda motor,” tambahnya.

Rencana ini merupakan hasil rapat koordinasi pertama dengan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). “Ini merupakan hasil rapat koordinasi pertama dengan forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Nanti akan kami bahas lagi pada rapat kedua untuk kepastian rekayasa jalur,” ujarnya.

Pihak berwenang berharap semua pengguna jalan mematuhi arahan petugas dan rekayasa lalu lintas yang ditetapkan, sehingga akses Tulungagung‑Trenggalek tetap berjalan dengan lancar meski ada pembangunan.

Perubahan ini menandai upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang sudah usang, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.

Jembatan GondangTulungagung‑TrenggalekBBPJNpembongkaran totaljalur alternatifkerusakan jembataninfrastruktur jalan

Komentar

Memuat komentar...