Jenazah Lansia 74 Tahun Ditemukan di Jalan Hawai, Klungkung
Gambar atau konten salah?
Warga Kelurahan Semarapura Kelod di Klungkung mengalami kejutan ketika jenazah seorang lansia ditemukan pagi hari. Korban bernama Putu Sumendra, berusia 74 tahun, ditemukan meninggal setelah keluarga sempat mencarinya.
Menurut Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Made Nyoman Alit Purnawibawa, peristiwa tersebut terverifikasi. Ia menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya sekitar pukul 06.30 Wita.
“Benar, telah ditemukan mayat laki-laki atas nama Putu Sumendra 74 tahun, di Jalan Hawai, Semarapura Kelod. Korban ditemukan oleh saksi yang merupakan anak kandungnya sendiri di area belakang rumah,” ujar Alit pada Sabtu, 09 Mei 2026.
Peristiwa bermula pada Jumat, 08 Mei 2026 sekitar pukul 17.30 Wita. Ketut Surya Hermawan, anak korban berusia 36 tahun, datang ke rumah untuk menjenguk dan membawa makanan. Ia tidak menemukan ayahnya di dalam rumah. Merasa khawatir, Surya menghubungi kakaknya, Nyoman Surya Dharma, lalu bersama mereka melakukan pencarian di wilayah Klungkung hingga mengunjungi rumah kerabat.
“Saksi sempat melakukan pencarian hingga pukul 00.30 Wita dini hari namun hasilnya nihil. Baru pada pagi harinya, saat saksi kembali memeriksa area sekitar rumah, korban ditemukan di ujung tembok belakang sebelah utara,” jelas Alit.
Wajah korban ditemukan terlentang dengan badan miring ke kiri dan kepala menghadap ke selatan. Polisi menduga kematian terjadi lebih dari 24 jam sebelumnya. Pada tubuh korban ditemukan luka melepuh di bagian pinggang dan kaki, diduga akibat terpapar sinar matahari dalam waktu lama. Selain itu, keluar darah dari telinga dan mulut yang diindikasikan akibat benturan saat terjatuh atau pecahnya pembuluh darah.
Menurut keterangan keluarga, Putu Sumendra tinggal bersama istrinya yang juga lanjut usia dan seorang anak yang menderita stroke. Ia diketahui memiliki riwayat diabetes, hipertensi, serta mengalami pikun. Pihak kepolisian mencatat keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Keluarga sudah mengikhlaskan dan tidak ada kecurigaan terhadap pihak manapun. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Klungkung untuk penanganan lebih lanjut,” tutup Alit.
Kejadian ini menegaskan pentingnya kewaspadaan di lingkungan rumah tangga, terutama bagi keluarga yang memiliki anggota lanjut usia dengan kondisi kesehatan tertentu. Penyediaan fasilitas medis dan pemantauan kesehatan rutin dapat membantu mencegah tragedi serupa di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pemprov Bali Luncurkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana
Puasa Muharram 2026: 1 Muharram 16 Juni, Kapan dan Cara
Revisi Permenaker No.7: Outsourcing Terbatas 4 Pekerjaan
US-Iran Capai Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Akan Dibuka
Ramalan Zodiak Sabtu 13 Juni 2026: Panduan Asmara Hari Sabtu
Cuaca Bali 13 Jun: Berawan hingga Hujan Ringan, Suhu 18-30°C
Berita Terbaru
Alfin Setyo Tunggal Pemaafkan Pelaku Pencuri Uang Toko
Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19 2026, Sabtu 13 Juni
Cucurella Tegaskan Tidak Pindah Chelsea, Bahagia di London
Elon Musk Jadi Miliarder Pertama Dunia Setelah IPO SpaceX
OKU Kirim Paket Sembako ke Korban Kebakaran Pasar Baru
Indonesia Raih Final Ganda Putri Australian Open 2026
Jember Pimpin 6,35% Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I
