Jumlah Jemaah Haji Kursi Roda Meningkat di Surabaya

Wati N. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 92 dibaca
Bisik.id
Jumlah Jemaah Haji Kursi Roda Meningkat di Surabaya

Gambar atau konten salah?

Jumlah calon jemaah haji (CJH) Embarkasi Surabaya yang memakai kursi roda menunjukkan kenaikan tajam. Peningkatan ini terutama berasal dari Bojonegoro, dengan mayoritas peserta berusia lanjut.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, As'adul Anam, menyatakan bahwa lonjakan pertama kali terlihat sejak kedatangan kloter 26 asal Tuban di Asrama Haji Sukolilo.

Tren tersebut terus bertambah hingga kloter 50 dari Surabaya, menandakan pola yang semakin konsisten.

“Jadi semenjak dari Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, kemudian Surabaya (tiba di Asrama Haji). Ini Lonjakan kursi roda cukup banyak,” kata Anam, Selasa, 05 Mei 2026.

Menurut Anam, kebutuhan harian kursi roda biasanya 10‑11 unit. Namun, pada periode ini, permintaan melonjak menjadi 15‑20 unit.

Ia menanyakan, “Apakah ada faktor penyakit yang kemudian menyebabkan beberapa jemaah itu sudah pakai kursi roda atau seperti apa kita akan mengkategorikan dengan pihak kesehatan nanti,”.

PPIH memastikan semua CJH yang memakai kursi roda masih dapat berdiri. Anam menambahkan, “Nah, itu menunjukkan bahwa jemaah yang masih bisa berdiri ini minimal mereka ke kamar kecil dan sebagainya masih bisa dilakukan tidak merepotkan yang mendampingi seperti itu.”

Keadaan ini menyoroti kebutuhan logistik yang meningkat di Asrama Haji Sukolilo. PPIH berencana meninjau kapasitas dan prosedur kesehatan untuk memastikan kenyamanan semua peserta.

Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa jumlah peserta yang memerlukan bantuan mobilitas meningkat secara signifikan, menuntut penyesuaian fasilitas dan layanan kesehatan di lingkungan haji.

calon jemaah hajikursi rodaBojonegoroPPIHAsrama Haji Sukolilopermintaan mobilitaskebutuhan logistikpenyesuaian fasilitas kesehatan

Komentar

Memuat komentar...