Jurusan UNS 2026: Peminat Tinggi, Pintu Masuk Lebih Mudah
Gambar atau konten salah?
Memilih jurusan di Universitas Sebelas Maret (UNS) bukan sekadar soal minat. Bagi calon mahasiswa yang akan mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, memahami perbandingan daya tampung dan jumlah peminat tiap program studi dapat meningkatkan peluang diterima. UNS, kampus negeri yang berlokasi di Solo, pernah menjadi tempat pendaftar SNBT terbanyak di Indonesia, sehingga kompetisinya cukup ketat.
Berikut ini adalah daftar jurusan di UNS yang memiliki peluang masuk tinggi berdasarkan data SNPMB tahun 2025 dan perbandingan dengan kapasitas tahun 2026. Data ini diambil dari laman resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) serta booklet Kenal Program Studi Sarjana Rumpun Saintek dan Soshum terbitan SPMB UNS.
S1 Seni Rupa – Jurusan ini menyediakan wadah bagi mahasiswa yang memiliki ketertarikan kuat pada seni dan kreativitas. Peminatan yang ditawarkan meliputi seni lukis, patung, grafis, keramik, dan multimedia. Fasilitas lengkap, termasuk studio khusus, mendukung proses belajar. Lulusan dapat menempuh karier sebagai seniman profesional, kurator, atau bekerja di industri kreatif lainnya. Daya tampung 2026: 30, Peminat 2025: 62, Rasio: 1:2,12.
S1 Pendidikan Seni Rupa – Bagian dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), jurusan ini menyiapkan calon pendidik seni. Selain keterampilan artistik, mahasiswa diajarkan pedagogik untuk mengajar di berbagai jenjang sekolah. Lulusan dapat menjadi pendidik Seni Budaya, pengelola sanggar, atau praktisi pendidikan non-formal. Daya tampung 2026: 40, Peminat 2025: 93, Rasio: 1:2,33.
S1 Desain Mode – Jurusan ini menekankan pembuatan produk mode yang kreatif dan bernilai jual. Mahasiswa mempelajari riset desain, pembuatan pola, serta pengembangan bisnis fashion berkelanjutan. Lulusan berpotensi menjadi fashion designer, stylist, atau merchandiser, dengan kemampuan memahami tren mode. Daya tampung 2026: 30, Peminat 2025: 78, Rasio: 1:2,64.
S1 Pendidikan Fisika – Fokus utama adalah mencetak guru fisika yang mampu menggunakan teknologi pembelajaran. Kurikulum menyiapkan mahasiswa menjadi pendidik fisika, peneliti pendidikan sains, dan pengembang media pembelajaran kreatif. Lulusan dapat bekerja di dunia pendidikan maupun riset. Daya tampung 2026: 45, Peminat 2025: 124, Rasio: 1:2,85.
S1 Sastra Daerah untuk Sastra Jawa – Program ini mendalami bahasa, sastra, dan budaya Jawa. Mahasiswa belajar teori kebahasaan, kesusastraan, serta nilai budaya dan tradisi. Lulusan siap menjadi peneliti, akademisi, budayawan, atau praktisi pelestarian budaya. Daya tampung 2026: 43, Peminat 2025: 150, Rasio: 1:3,56.
S1 Fisika – Mahasiswa S1 Fisika UNS mempelajari konsep fisika secara mendalam, mulai dari mekanika hingga fisika kuantum, serta penerapannya dalam kehidupan nyata. Kemampuan berpikir logis dan analisis kuat membuka peluang kerja di pendidikan, riset, teknologi, pertambangan, dan keuangan. Daya tampung 2026: 45, Peminat 2025: 179, Rasio: 1:4,07.
S1 Pendidikan Teknik Bangunan – Jurusan ini menggabungkan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan dengan keterampilan mengajar. Lulusan dipersiapkan menjadi tenaga pendidik profesional di bidang teknik bangunan, baik di jenjang SMK maupun industri konstruksi. Daya tampung 2026: 45, Peminat 2025: 179, Rasio: 1:4,08.
Ilmu Administrasi Negara (Kampus Kebumen) – Mahasiswa mempelajari tata kelola pemerintahan, kebijakan publik, dan pelayanan kepada masyarakat. Mereka belajar tentang sistem birokrasi dan efektivitasnya. Karier yang mungkin diambil meliputi aparatur sipil negara (ASN), analis kebijakan, dan konsultan pemerintahan. Daya tampung 2026: 40, Peminat 2025: 160, Rasio: 1:4,09.
Informatika (Kampus Kebumen) – Jurusan ini fokus pada pengembangan teknologi komputer dan perangkat lunak. Materi meliputi pemrograman, pengolahan data, kecerdasan buatan, dan keamanan sistem informasi. Pembelajaran banyak berbasis praktik dan proyek. Lulusan dapat menjadi software developer, data analyst, atau ahli keamanan siber. Daya tampung 2026: 25, Peminat 2025: 110, Rasio: 1:4,410.
S1 Proteksi Tanaman – Mahasiswa belajar melindungi tanaman dari hama, penyakit, dan gulma, serta mengenali penyebab kerusakan dan cara pengendaliannya. Lulusan siap menjadi ahli pertanian, peneliti, konsultan, atau praktisi di perusahaan perkebunan, dengan tujuan menjaga produktivitas tanaman dan mendukung ketahanan pangan. Daya tampung 2026: 40, Peminat 2025: 198, Rasio: 1:5,0.
Data ini menunjukkan bahwa jurusan-jurusan di atas memiliki rasio peminat terhadap kapasitas yang relatif tinggi, sehingga peluang masuknya lebih besar dibandingkan jurusan lain. Bagi calon mahasiswa, memilih jurusan dengan rasio lebih rendah dapat meningkatkan peluang diterima, namun tetap perlu mempertimbangkan minat dan bakat pribadi.
Dengan memahami perbandingan daya tampung dan peminat, calon mahasiswa dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi. Memilih jurusan yang tidak hanya sesuai minat tetapi juga memiliki peluang masuk yang baik dapat memaksimalkan kesempatan mendapatkan tempat di perguruan tinggi impian, termasuk UNS.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
KAI Commuter Tandai Penumpang Merokok di KRL di Palur
Kera Liar Merusak Rumah Pak Wahyu, Evakuasi 20 Menit
Prabowo Panggil Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Ganti Dadan
Kekurangan Sekolah di 5 Kecamatan Semarang: Tanah Belum Tersedia
Berita Terbaru
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
Pedagang Valas Kaki Lima di Jalan Kwitang Terima Dolar Rusak
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
