Kalender Bali: Hari Baik dan Buruk untuk Kegiatan Adat

Maya K. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 118 dibaca
Bisik.id
Kalender Bali: Hari Baik dan Buruk untuk Kegiatan Adat

Gambar atau konten salah?

Denpasar – Pada hari Selasa, 28 April 2026, Anggara Kasih Kulantir menguraikan apa yang dianggap ala ayuning dewasa menurut kalender Bali.

Kalender Bali menyajikan ala ayuning dewasa sebagai hari-hari baik yang dihitung secara khusus. Masyarakat Hindu di Bali memakai sistem ini untuk menilai apakah suatu hari cocok atau tidak untuk melaksanakan kegiatan adat dan ritual. Informasi ini diambil dari kalenderbali.org.

  • Kajeng Kliwon Enyitan – Baik untuk memulai membuat sesikepan atau sesuatu yang berkekuatan gaib (Alahing dewasa 2).
  • Kala Ingsor – Mengandung sifat/tanda-tanda mengecewakan (Alahing dewasa 3).
  • Kala Jangkut – Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata (Alahing dewasa 4).
  • Kala Kutila Manik – Baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang, alat perangkap, upacara Bhuta Yadnya (Alahing dewasa 4).
  • Kala Sor – Tidak baik untuk bekerja yang berhubungan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan (Alahing dewasa 3).
  • Purwanin Dina – Tidak baik sebagai dewasa ayu (Alahing dewasa 4).
  • Srigati Jenek – Baik untuk membibit/menanam padi, menyimpan padi di lumbung, serta pelaksanaan upacara (Alahing dewasa 4).

Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Manggih Suka, Pratiti: Tresna.

Hari-hari ini menunjukkan bahwa masyarakat Bali menggunakan kalender sebagai panduan dalam mengatur aktivitas sehari‑harinya, menyesuaikan kegiatan dengan sifat dan energi yang diyakini melekat pada setiap tanggal.

Kalender Baliala ayuning dewasahari baikhari burukritualkegiatan adatBali

Komentar

Memuat komentar...