Kalender Bali: Hari Baik dan Buruk untuk Kegiatan Adat
Gambar atau konten salah?
Denpasar – Pada hari Selasa, 28 April 2026, Anggara Kasih Kulantir menguraikan apa yang dianggap ala ayuning dewasa menurut kalender Bali.
Kalender Bali menyajikan ala ayuning dewasa sebagai hari-hari baik yang dihitung secara khusus. Masyarakat Hindu di Bali memakai sistem ini untuk menilai apakah suatu hari cocok atau tidak untuk melaksanakan kegiatan adat dan ritual. Informasi ini diambil dari kalenderbali.org.
- Kajeng Kliwon Enyitan – Baik untuk memulai membuat sesikepan atau sesuatu yang berkekuatan gaib (Alahing dewasa 2).
- Kala Ingsor – Mengandung sifat/tanda-tanda mengecewakan (Alahing dewasa 3).
- Kala Jangkut – Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata (Alahing dewasa 4).
- Kala Kutila Manik – Baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang, alat perangkap, upacara Bhuta Yadnya (Alahing dewasa 4).
- Kala Sor – Tidak baik untuk bekerja yang berhubungan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan (Alahing dewasa 3).
- Purwanin Dina – Tidak baik sebagai dewasa ayu (Alahing dewasa 4).
- Srigati Jenek – Baik untuk membibit/menanam padi, menyimpan padi di lumbung, serta pelaksanaan upacara (Alahing dewasa 4).
Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Manggih Suka, Pratiti: Tresna.
Hari-hari ini menunjukkan bahwa masyarakat Bali menggunakan kalender sebagai panduan dalam mengatur aktivitas sehari‑harinya, menyesuaikan kegiatan dengan sifat dan energi yang diyakini melekat pada setiap tanggal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
