Kambing Kurban Mati di Sumedang, Dugaan Serangan Anjing Liar

Guntur P. · 2 min baca · 21 hari lalu · 46 dibaca
Bisik.id
Kambing Kurban Mati di Sumedang, Dugaan Serangan Anjing Liar

Gambar atau konten salah?

Belasan kambing kurban ditemukan mati di Dusun Cipedes, Desa Kertamukti, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Penyebabnya diduga serangan anjing liar. 12 lebih korban di satu desa, semua menunjukkan luka serupa: dada terbelah, bekas gigitan di leher, dan jeroan hilang.

Asep Sopian Bukhari Muslim, anggota keluarga peternak, menjelaskan kematian hewan terjadi dalam dua pekan terakhir. “Kondisi kambingnya itu dadanya udah terbelah, terus lehernya bekas gigitan, terus yang diambilnya itu jeroannya seperti hati, terus apa ya, ya pokoknya jeroannya, sedangkan dagingnya itu dibiarkan,” ujar Asep pada Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa serangan serupa terjadi di kandang warga lain. “Total kisaran 12 lebih korban dari satu desa. Luka-lukanya sama, rata-rata diambil jeroannya saja,” katanya. Kambing-kambing tersebut sudah siap dipasarkan menjelang Hari Raya Iduladha.

Warga mengira anjing liar yang tidak terurus menjadi penyebab. “Iya, siap kurban. Kalau dugaan sementara sih warga, kesimpulan sementara itu katanya pelakunya anjing liar,” ucapnya. Untuk mencegah lebih banyak korban, warga dan aparat desa akan meningkatkan ronda malam. “Katanya anjing yang suka berburu tapi sudah tidak terurus. Kalau laporan baru sampai ke tingkat perangkat desa. Tindakan sementara paling diadakan ronda dulu,” pungkasnya.

Kerugian para peternak mencapai belasan juta rupiah. Mereka berharap instansi terkait dapat segera menanggapi peristiwa yang baru pertama kali terjadi dan menenangkan situasi. Iduladha akan segera datang, menambah tekanan bagi peternak untuk menyiapkan hewan kurban. 12 lebih korban menandakan masalah ini tidak hanya bersifat lokal, melainkan potensi risiko bagi daerah sekitarnya.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengawasan hewan peliharaan dan koordinasi antara warga serta pemerintah desa. Tanpa tindakan cepat, serangan serupa bisa berlanjut, menambah beban ekonomi peternak dan menimbulkan ketidakpastian menjelang perayaan Iduladha.

kambing kurbanserangan anjing liarSumedangIduladhakerugian peternakronda malampengawasan hewan peliharaan

Komentar

Memuat komentar...