Kamis 23 April 2026: Hari Baik Memulai Pertanian Bali
Gambar atau konten salah?
Kamis, 23 April 2026 dianggap ala ayuning dewasa menurut penanggalan Kalender Bali. Hari ini biasanya dipilih oleh petani dan masyarakat Hindu di Bali sebagai waktu yang baik untuk memulai usaha pertanian.
Kalender Bali memuat daftar hari-hari baik berdasarkan perhitungan khusus. Masyarakat Hindu di Bali menggunakan istilah ala ayuning dewasa untuk menentukan apakah suatu hari cocok untuk kegiatan adat, ritual, atau aktivitas sehari‑hari.
- Dewa Stata – Baik untuk melakukan Panca Yadnya, khususnya Dewa Yadnya. (Alahing dewasa 2)
- Dewasa Tanian – Baik untuk mulai menanam, mulai suatu usaha pertanian. (Alahing dewasa 2)
- Kala Buingrau – Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah. (Alahing dewasa 4)
- Kala Lutung Megandong – Baik untuk menanam pijer (bibit kelapa yang baru tumbuh), menanam buah‑buah. (Alahing dewasa 4)
- Kala Temah – Tidak baik untuk dewasa ayu. (Alahing dewasa 3)
- Lebur Awu – Tidak baik melakukan upacara wiwaha/pernikahan, pertemuan, membangun rumah, mengatapi rumah. Baik untuk membangun irigasi. (Alahing dewasa 4)
- Lutung Megandong – Baik untuk menanam buah‑buah dan umbi‑umbian. (Alahing dewasa 3)
- Mreta Sula – Tidak baik untuk melakukan semua macam yadnya. (Alahing dewasa 2)
- Pepedan – Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3)
- Tutur Mandi – Baik untuk melakukan hal yang bersifat gaib (kedyatmikan), memberikan petuah/nasehat. (Alahing dewasa 3)
- Pararasan: Laku Air, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Rahayu, Pratiti: Jaramerana (nor/nor)
Daftar tersebut menunjukkan bahwa beberapa hari dianggap baik untuk menanam, membuka lahan pertanian, dan melakukan upacara tertentu, sementara beberapa hari tidak cocok untuk pembangunan rumah atau melakukan yadnya. Kalender Bali menyediakan rincian lengkap perhitungan hari-hari ini.
Ala ayuning dewasa membantu petani dan masyarakat Hindu di Bali menyesuaikan aktivitas mereka dengan ritme alam, memastikan kegiatan dilakukan pada waktu yang dianggap menguntungkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
PKB Bali ke-48: 1,6 Juta Pengunjung, Rp 17 Miliar Ekonomi
BBPOM Lakukan Pengawasan PKB 2026 Denpasar, Pastikan Aman
Penari Disabilitas Menarikan Pawai Badung, Dukungan Rp1 Juta
17 Mobil Volkswagen Safari Berbaris di Taman Kerta Gosha
Karangasem Raih 173 Medali, Posisi 8/9 di Porjar Bali 2026
Pawai Pesta Kesenian Bali ke-48 di Renon, 13 Juni 2026
Berita Terbaru
Ancelotti Jelaskan Ganti Wesley França dengan Éderson Silva
Hakimi Pujian Vinícius Junior Pertandingan Maroko-Brasil
Brasil vs Maroko: Pertandingan Awal Grup C Piala Dunia 2026
Alwi Farhan Lolos Final 2026, Kalahkan Jason Gunawan
Banjir Akibat Curah Hujan Lebih Tinggi di Jakarta
Palembang Target Perbaiki 60 Ribu Lampu PJU Hingga 2026
PKB Bali ke-48: 1,6 Juta Pengunjung, Rp 17 Miliar Ekonomi