Kanji Ice: Es Krim Bentuk Kanji Tak Meleleh di Kamakura
Gambar atau konten salah?
01 Mei 2026 menandai hari pembukaan Kanji Ice, toko es krim baru di kawasan bersejarah Kamakura, Prefektur Kanagawa, Jepang. Lokasinya yang strategis membuatnya langsung menjadi tempat favorit bagi pengunjung yang ingin mencicipi es krim unik ini.
Produk utama toko ini adalah es krim berbentuk huruf kanji. Tiga varian rasa tersedia: Crunchy Rich Chocolate, Crispy Strawberry, dan Chewy Milk. Setiap varian dicetak membentuk tulisan kanji seperti “Kamakura”, “Japan”, dan “Ninja”. Bentuknya tidak hanya menarik untuk difoto, tapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang sering berbagi momen di media sosial.
Keistimewaan es krim ini terletak pada teknologi anti meleleh yang dikembangkan oleh perusahaan Jepang Fulllife. Teknologi ini merupakan paten yang kini bekerja sama dengan Kanji Ice untuk menciptakan produk baru khusus. Salah satu bahan kunci adalah polifenol stroberi, yang berperan memperlambat proses pencairan. Dengan teknologi ini, es krim dapat bertahan hingga 30 menit dalam suhu ruangan.
Karena tidak mudah meleleh, para turis dapat membawa es krim sambil berjalan-jalan dan berfoto di berbagai lokasi wisata di sekitar Kamakura tanpa khawatir bentuknya rusak. Hal ini membuat Kanji Ice menjadi pilihan praktis bagi pengunjung yang ingin menikmati es krim sekaligus menjelajahi tempat-tempat bersejarah.
Popularitas Kanji Ice tidak hanya terbatas di Kamakura. Produk ini kini tersedia di beberapa daerah lain di Jepang, termasuk Stadion Sanga di Kyoto, JR Shin-Fuji Station di Prefektur Shizuoka, dan festival Fuji Shibazakura di Prefektur Yamanashi. Di kawasan sekitar Gunung Fuji, pengunjung dapat membeli es krim dengan tulisan kanji “Fuji-san” atau “Gunung Fuji”. Selain dijual untuk turis, Kanji Ice juga menerima pesanan khusus untuk berbagai acara.
Konsep es krim berbentuk kanji yang ramah media sosial membuatnya cepat menarik perhatian publik. Banyak wisatawan mancanegara sengaja datang untuk mencicipi sekaligus mengabadikan momen bersama es krim unik ini. Keunikan bentuk, rasa, dan ketahanan terhadap pencairan menjadi kombinasi yang menarik bagi para pengunjung.
Secara keseluruhan, Kanji Ice menunjukkan bagaimana inovasi sederhana dapat menciptakan produk yang menarik bagi wisatawan. Dengan teknologi anti meleleh, varian rasa yang menarik, dan desain kanji yang mudah dikenali, es krim ini berhasil menembus pasar di berbagai destinasi wisata di Jepang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
