Kapal Pertamina Tertahan di Teluk Arab, BBM Tetap Lancar

Teguh A. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 94 dibaca
Bisik.id
Kapal Pertamina Tertahan di Teluk Arab, BBM Tetap Lancar

Gambar atau konten salah?

Denpasar – Dua kapal tanker Pertamina, Gamsunoro dan Pertamina Pride, masih tertahan di Teluk Arab. Kedua kapal tersebut belum memperoleh izin melintasi Selat Hormuz, sebuah jalur penting bagi arus minyak dunia.

Di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa suplai bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG tidak akan terganggu meskipun dua kapal tanker itu belum bisa melewati Selat Hormuz. Ia mengatakan, “Terus kita lakukan komunikasi. Tapi kan kemudian jangan atau mohon tidak dikaitkan bahwa akibat proses negosiasi yang belum nanti seolah-olah akan mengganggu stok suplai. Kan tidak tidak seperti itu,” pada Rabu (08 Mei 2026).

Hadi menjelaskan bahwa kedua kapal tersebut memiliki kapasitas sekitar satu sampai dua hari cadangan energi. Ia menambahkan, “Karena yang tertahan itu kalau bicaranya tonase dia sekitar kurang lebih 1,8 juta barel lah. Jadi itu setara dengan mungkin cadangan kita satu sampai dua hari saja.” Saat ini, cadangan energi negara berada di atas 20 hari.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam mencari pasokan energi dari wilayah lain selain Timur Tengah. “Artinya pemerintah juga tidak tinggal diam hanya kepada masalah tersebut kan. Sumber-sumber suplai dari tempat yang lain harus kita secure,” ujarnya.

Dengan langkah komunikasi dan diversifikasi pasokan, pemerintah berusaha menjaga stabilitas stok BBM dan LPG di tengah ketidakpastian jalur Selat Hormuz. Situasi ini menyoroti ketergantungan Indonesia pada jalur maritim strategis dan upaya mitigasi risiko pasokan energi nasional.

Kapal tanker PertaminaSelat HormuzBBMLPGcadangan energidiversifikasi pasokanketergantungan Indonesia

Komentar

Memuat komentar...