Kapal Super Tanker Iran Masuk Teluk, Blokade AS Terbukti

Maya K. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 68 dibaca
Bisik.id
Kapal Super Tanker Iran Masuk Teluk, Blokade AS Terbukti

Gambar atau konten salah?

Seorang pelaut mengamati kapal super tanker Iran yang terkena sanksi Amerika Serikat masuk ke perairan Teluk melalui Selat Hormuz pada 17 April 2026. Pergerakan ini terpantau lewat data pelayaran dari LSEG dan Kpler.

Blokade laut yang diberlakukan militer AS terhadap kapal yang mengunjungi pelabuhan Iran mulai diberlakukan pada 13 April 2026. Pemerintah AS mengumumkan langkah tersebut pada 12 April 2026 setelah perundingan damai di Islamabad gagal.

Menurut CENTCOM, setidaknya sepuluh kapal dipaksa berbalik arah sejak blokade diberlakukan. Mereka menegaskan tidak ada kapal yang berhasil menembus blokade sejak saat itu.

Data LSEG dan Kpler menunjukkan sebuah Very Large Crude Carrier (VLCC) bernama RHN tidak membawa muatan memasuki perairan Teluk pada 15 April 2026. Kapal ini mampu menampung hingga dua juta barel minyak, namun tujuan akhirnya belum diketahui.

Hari sebelumnya, VLCC Alicia, juga dikenai sanksi AS, melintasi Selat Hormuz menuju wilayah Irak. Kedua kapal memiliki riwayat mengangkut minyak Iran selama beberapa tahun terakhir.

Beberapa kapal lainnya dilaporkan berbalik arah akibat blokade, termasuk Rich Starry, yang juga dikenai sanksi. Kapal tersebut kembali ke perairan Teluk pada 15 April 2026, sehari setelah meninggalkan kawasan itu.

Di sisi lain, pihak Teheran mempertimbangkan opsi mengizinkan kapal berlayar melalui sisi Oman di Selat Hormuz tanpa risiko serangan. Opsi ini menjadi bagian dari proposal dalam negosiasi dengan AS, dengan syarat tercapainya kesepakatan untuk mencegah konflik baru.

Pergerakan super tanker ini menambah ketegangan di wilayah Teluk, di mana blokade militer dan sanksi internasional terus memengaruhi jalur pelayaran. Kapal-kapal yang terlibat tetap menjadi fokus utama bagi pihak-pihak yang memantau dinamika geopolitik di kawasan tersebut.

Selat Hormuzblokade laut ASVLCCsanksi ASTeluk PersiaLSEGKpler

Komentar

Memuat komentar...