Kapal wisata karam, 64 penumpang selamat di Batu Bara

Fandi R. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 93 dibaca
Bisik.id
Kapal wisata karam, 64 penumpang selamat di Batu Bara

Gambar atau konten salah?

64 wisatawan yang menaiki kapal di perairan Batu Bara mengalami kecelakaan. Kapal tersebut karam di perairan Pulau Salah Namo, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Semua penumpang selamat, namun dua ABK (nakhoda) sedang diperiksa polisi terkait insiden ini.

Insiden terjadi pada Senin 23 Maret 2026 sore. Rombongan wisatawan, 33 orang asal Medan dan 31 orang asal Pekanbaru, sedang menuju Pulau Salah Namo untuk liburan Lebaran 2026. Saat tengah perjalanan, mesin kapal tiba‑tiba mati dan air laut masuk ke dalam kabin. “Mesin kapal tiba‑tiba mati saat dalam perjalanan sehingga air laut masuk ke dalam kapal. Seluruh penumpang langsung menyelamatkan diri ke pesisir Pulau Salah Namo,” ujar Ipda Hendrico P. Kaban, Kanit Polairud Batu Bara, Rabu 25 Maret 2026.

Setelah menerima laporan, personel Polairud Tanjung Tiram segera menuju lokasi sekitar pukul 18.00 WIB. Mereka menggunakan kapal milik nelayan dan perahu karet milik TNI AL. Petugas menemukan kapal dalam kondisi karam, namun semua penumpang telah berada di pesisir dalam keadaan selamat. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum kapal tenggelam,” kata petugas.

Evakuasi dilakukan pada malam hari oleh petugas gabungan Polairud dan TNI AL. Selama proses tersebut, dua ABK yang bertugas sebagai nakhoda, Amirul Taufik (26) dari Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, dan Dayat (50) dari Desa Padang Genting, Kecamatan Talawi, juga selamat.

Menurut Ipda Hendrico P. Kaban, “Terhadap kedua ABK (nakhoda) tersebut telah diambil keterangan (diperiksa) oleh personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu Bara bersama personel Unit Markas Airud Batu Bara.” Penyelidikan lebih lanjut akan menelusuri penyebab kerusakan mesin dan prosedur evakuasi yang diikuti.

Insiden ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan teknis dan prosedur evakuasi di pelayaran wisata. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menjadi pengingat bagi operator kapal dan penumpang tentang risiko yang dapat muncul selama perjalanan laut.

kapal karamBatu BaraPulau Salah NamoABK nakhodaevakuasiPolairudTNI ALmesin kapal mati

Komentar

Memuat komentar...