Karangasem Siapkan Rp1,8 Triliun untuk Sampah 2027

Dewi M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 70 dibaca
Bisik.id
Karangasem Siapkan Rp1,8 Triliun untuk Sampah 2027

Gambar atau konten salah?

Di Kabupaten Karangasem, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,8 triliun untuk memaksimalkan program prioritas tahun 2027. Fokus utama anggaran tersebut adalah pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sampah.

Anggaran ini terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2026 yang digelar di Wantilan Sabha Prakerthi Nadi, Karangasem, pada Senin, 30 Maret 2026. Musrenbang tersebut bertujuan menyusun kebijakan dan program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun depan.

Dalam sesi tersebut, sejumlah isu menjadi sorotan. Di antaranya masih belum optimalnya pengembangan potensi wilayah, tingginya angka kemiskinan, masalah sampah, infrastruktur jalan, serta kebutuhan air bersih, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karangasem, I Gusti Bagus Widiantara, “Musrenbang merupakan forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam penyelarasan rencana pembangunan untuk tahun 2027 mendatang.”

Widiantara menambahkan, “Kegiatan yang kami lakukan ini tidak hanya membahas program prioritas tetapi juga menyoroti berbagai permasalahan dan tantangan untuk pembangunan Kabupaten Karangasem ke depannya,” pada Senin, 30 Maret 2026.

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), menekankan pentingnya menjawab permasalahan dan usulan yang muncul melalui perencanaan yang matang dan tepat sasaran. Ia menyatakan, “Penyusunan RKPD 2027 ini harus mampu untuk menjawab tantangan, baik dari sektor ekonomi, sosial, lingkungan, infrastruktur dan yang lainnya.”

Gus Par juga mengungkapkan bahwa, “Dengan keterbatasan anggaran yang kami miliki saat ini, perencanaan harus dilakukan dengan matang dan tepat sasaran dengan mengedepankan skala prioritas.”

Ia menegaskan, “Pentingnya integritas, transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan selama Musrenbang berlangsung.”

Gus Par menambahkan, “Selain itu, sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan akademisi merupakan salah satu kunci dari keberhasilan pembangunan di masing-masing daerah.”

Hasil Musrenbang akan menjadi dasar penentuan alokasi anggaran bagi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Seluruh pembiayaan berasal dari APBD Kabupaten Karangasem. Dalam penyusunan RKPD 2027, tercatat ada 207 program, 479 kegiatan, dan 1.462 sub kegiatan, yang memerlukan total anggaran Rp 1,84 triliun.

Perencanaan ini menandai langkah penting bagi Karangasem untuk memprioritaskan pembangunan yang berkelanjutan dan merata, mengingat keterbatasan sumber daya dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Kabupaten KarangasemAnggaran 1,8 triliunMusrenbang RKPD 2026Pembangunan InfrastrukturPengelolaan SampahPembangunan BerkelanjutanKolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Komentar

Memuat komentar...