Karaoke di Puncak Gunung Andong Viral, Evaluasi Pengelola
Gambar atau konten salah?
Video pendaki yang mengadakan karaoke di puncak Gunung Andong menjadi viral di media sosial. Video itu diposting oleh akun Instagram @pendakilawas sekitar lima jam sebelum berita ini muncul.
Di dalam rekaman, terlihat sebuah speaker aktif yang dipakai untuk menyanyikan lagu. Seorang pendaki duduk di kursi dan bernyanyi di dekat salah satu warung. Di sekitarnya, tenda-tenda pendakian berdiri menunggu para pendaki yang sedang ngecamp.
Warganet menanggapi dengan beragam komentar. Sebagian besar menyayangkan kejadian tersebut, menganggapnya mengganggu suasana alam dan pendakian.
Gunung Andong terletak di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Gunung ini dikenal sebagai jalur pendakian yang ramah bagi pemula, sehingga banyak pendaki menggunakannya untuk latihan.
Ketua Basecamp Taruna Jayagiri Pendakian Gunung Andong via Sawit, Maisaro, menjelaskan bahwa speaker tersebut disediakan untuk memberi informasi kepada pendaki. Ia mengatakan, “Sebenarnya dulu speaker hanya untuk ngasih info buat pendaki yang ada atas (puncak) baik info untuk kehilangan atau segala info darurat. Hanya terkadang dari banyak rekan sering disalahgunakan,” pada pesan yang dipublikasikan pada 16 Mei 2026.
Maisaro menambahkan, “Ini sebagai evaluasi kami pengelola dan mitra untuk lebih tegas dalam penggunaan alat pengeras maupun lainnya.”
Ketua Pengelola Basecamp Gunung Andong via Pendem, Marmin Udin, juga menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Ia mengaku, “Sedang kami tangani bersama LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Girimulyo.”
Marmin menekankan, “(Langkah selanjutnya) Kita mau koordinasi kumpul bersama orang-orang (pihak) terkait.”
Video ini menyoroti pentingnya penggunaan fasilitas pendakian secara bertanggung jawab. Evaluasi yang dijanjikan oleh pengelola diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan peralatan di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
Berita Terbaru
Harga Emas Antam Palembang Turun Rp2,759.000 per Gram
Harga Emas Antam Medan Turun Rp15.000 per Gram di Medan
Sekolah Jember Siapkan Lapangan Sepak Bola Internasional
Kementerian Sosial Buka 5.127 Posisi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026
BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 Hoaks, Cek Sumber Resmi
Kementerian Lingkungan Target Turunkan Emisi CO2 15% 2025
Korea Selatan & Panama Menang Uji Coba Piala Dunia 2026
Furtasan Usulkan PTN Seleksi Mahasiswa Hanya Dua Jalur
