Karawang Target 100 Ribu Wisatawan Lebaran 2026 Sasaran
Gambar atau konten salah?
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mempersiapkan diri untuk menyambut arus wisatawan yang diperkirakan akan melimpah pada libur panjang Lebaran 2026. Menurut analisis Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karawang, kunjungan wisata akan meningkat secara signifikan.
Data tahun lalu menunjukkan ada 74 428 pelancong yang menghabiskan libur mereka di Karawang pada momen Lebaran 2025. “Jadi kalau tahun kemarin kita mencapai 75 ribu. Nah, untuk tahun ini, insyaAllah, Disparpora telah menargetkan 100 ribu pengunjung datang ke Karawang,” ujar Aep saat dihubungi pada 23 Maret 2026.
Estimasi kenaikan kunjungan sebesar 25 persen dianggap realistis. Aep menekankan bahwa Karawang memiliki lanskap yang lengkap, mulai dari pesisir hingga wisata alam pegunungan. Kita punya beberapa titik wilayah yang terdapat destinasi wisata khas, mulai dari pesisir pantai sampai pegunungan. Kita punya keunggulan dari sisi geografis sehingga memungkinkan menarik banyak minat pengunjung, jelasnya.
Wilayah perkotaan juga menampung banyak destinasi buatan. “Kita banyak destinasi wisata buatan di wilayah perkotaan, ada wisata snorkeling di pesisir pantai, bahkan curug dan pemandangan asri di wilayah selatan. Ini tentu jadi magnet, yang sudah diketahui wisata alam Karawang juga familiar bagi pengunjung Jabotabek,” tambahnya.
Di sisi selatan, pesona alam curug dan suasana asri khas pegunungan sering menjadi daya tarik bagi wisatawan asal Jabodetabek. Aep mengajak warga Karawang untuk bangga berwisata di daerah sendiri. “Saya juga mengajak masyarakat Karawang agar bangga dengan wisata Karawang, kita sudah cukup lengkap. Agar roda ekonomi berputar, pelaku UMKM di sekitar wisata juga merasakan dampaknya,” pungkasnya.
Dengan target 100 ribu pengunjung, pemerintah daerah berharap arus wisata tidak hanya meningkatkan angka kunjungan, tetapi juga memutar roda ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi wisata. Rencana ini menandai langkah strategis Karawang untuk memanfaatkan potensi alam dan buatan demi pertumbuhan ekonomi lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
