Kebohongan 70.000 Motor Listrik? Realisasi Hanya 21.801 Unit
Gambar atau konten salah?
Video yang menampilkan ribuan motor listrik bertanda BGN menjadi viral setelah dibagikan di media sosial. Video tersebut menunjukkan deretan motor listrik di sebuah gudang besar, dan pembuat konten menegaskan bahwa jumlah motor mencapai 70 ribu unit yang dialokasikan khusus untuk Provinsi Jawa Barat.
“Ini yang saya spill semua motor ada 70 ribu motor untuk wilayah Provinsi Jawa Barat doang, nah kira-kira semua karyawannya atau kepala dapur SPPG-nya saya kurang paham, saya nggak berani nyebarin berita hoax, tapi yang jelas ini untuk Provinsi Jawa Barat doang, ada 70 ribu unit motor,” ujar pembuat konten tersebut.
Motor yang dimaksud merupakan Emmo JVX GT, sebuah motor listrik adventure dengan tenaga hingga 7.000 W dan jarak tempuh 70 km. Motor ini dirancang untuk segala medan, baik di jalan raya maupun offroad. Baterainya berkapasitas 72 V 31 Ah, dapat dipasang dua baterai sekaligus, dan mudah dilepas. Emmo menyatakan bahwa motor ini mendukung fast charging, sehingga pengisian dari 30 % hingga 80 % hanya memerlukan waktu satu jam.
Menurut Emmo, harga Emmo JVX GT adalah Rp 56,8 juta per unit.
Menanggapi klaim tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari rencana anggaran tahun 2025 dan ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujar Dadan dalam siaran pers.
Dadan menegaskan bahwa motor belum didistribusikan kepada pihak terkait. Kendaraan yang sudah tersedia masih harus melewati proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan. “Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan,” jelasnya.
Proses realisasi pengadaan motor dimulai secara bertahap pada Desember 2025. Dari total pesanan 25 ribu unit di tahun 2025, 21.801 unit telah terrealisasikan.
Menanggapi informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah 70 ribu unit, Dadan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. “Informasi 70 ribu unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan di tahun 2025,” sebut Dadan.
Ia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan dapat memahami bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia.
Dengan adanya motor listrik ini, diharapkan mobilitas Kepala SPPG dapat lebih efisien, sehingga program gizi dapat dijalankan secara lebih terkoordinasi. Namun, sampai motor tersebut resmi dicatat sebagai BMN dan didistribusikan, ketersediaan motor masih belum dapat dipastikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
Berita Terbaru
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Peternak Sapi Perah Dusun Brau Siap Hadapi Musim Kemarau
Prabowo Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Sentul
Indonesia Open 2026: 16 Besar di Istora Senayan, Menang
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Messi Terima Penghargaan Putri Asturias di Kansas City
Garuda Muda vs Timor Leste: Piala AFF 2026 di Sumut
Safari Apple: Kecepatan, Baterai, dan Privasi Unggul
