Keempat Spot Camping Terpopuler di Jawa Timur Pilih

Dani L. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
Keempat Spot Camping Terpopuler di Jawa Timur Pilih

Gambar atau konten salah?

Liburan di Jawa Timur tidak selalu harus berakhir di hotel bintang lima. Bagi yang ingin merasakan udara segar, pemandangan alam, dan ketenangan, camping menjadi pilihan yang semakin populer. Di bawah ini, kami sajikan empat spot camping yang menonjol di provinsi ini, lengkap dengan fasilitas, harga, dan keunikan masing-masing.

Bumi Perkemahan Bedengan, Malang

Terletak di kaki Gunung Panderman, Bumi Perkemahan Bedengan menawarkan suasana sejuk yang dipadukan dengan hutan pinus rimbun. Sungai Metro yang mengalir jernih menambah ketenangan di area ini. Terdapat sekitar 17 area camping yang dapat dipilih, memberi fleksibilitas bagi para pengunjung yang ingin menyiapkan tenda sendiri atau menggunakan fasilitas yang sudah disediakan.

Fasilitas di sini cukup lengkap: area parkir, pusat informasi, warung makan, kantin, toilet, dan musala. Harga tiket masuk terjangkau, yaitu Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak. Biaya sewa tempat camping adalah Rp20.000 dewasa dan Rp10.000 anak. Bagi yang tidak ingin repot membawa perlengkapan, penyewaan alat camping tersedia mulai Rp60.000 hingga Rp600.000.

Lokasi Bedengan berada di Raya Selokerto, Godehan, Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Tempat ini terbuka 24 jam setiap hari, memudahkan pengunjung yang ingin berkunjung di malam hari atau pagi hari sebelum matahari terbit.

Ranu Kumbolo, Lumajang (Gunung Semeru)

Danau air tawar yang terletak di ketinggian 2.400 mdpl ini merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Ranu Kumbolo sering menjadi titik transit bagi pendaki yang mempersiapkan diri sebelum menaklukkan puncak Semeru. Pemandangan danau jernih, dikelilingi perbukitan hijau, padang savana, dan udara dingin menciptakan suasana magis.

Sunrise di Ranu Kumbolo menjadi momen yang sangat dinantikan. Panorama yang terbuka luas membuat pendaki rela bangun pagi. Dengan luas sekitar 15 hektar, danau ini menjadi telaga paling populer di kawasan TNBTS.

Perjalanan menuju Ranu Kumbolo biasanya dimulai dari Desa Ranu Pane, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Dari basecamp resmi, pendaki harus trekking sekitar 10 km atau 5-6 jam perjalanan. Jalur ini menantang, namun pemandangan pegunungan sepanjang perjalanan membuat kelelahan terasa seolah terbayar.

Pengunjung disarankan membawa dokumen lengkap seperti surat kesehatan dan identitas. Proses registrasi di basecamp cukup ketat dan pendakian memiliki batas waktu operasional, sehingga datang lebih awal sangat dianjurkan.

Batu Campsite Coban Rais, Batu

Batu Campsite adalah glamping Korea pertama di Jawa Timur, terletak di Batu Flower Garden, Coban Rais, Kota Batu. Tempat ini menawarkan pengalaman berkemah dengan gaya Korea yang estetis, lengkap dengan fasilitas modern sehingga pengunjung tidak perlu membawa peralatan sendiri.

Setiap tenda sudah dilengkapi kasur empuk, toilet dengan air hangat, musala, area grill untuk BBQ, dan bahkan playground. Interior tenda dan kursi outdoor dirancang dengan aksesoris kekinian, memudahkan para pengunjung untuk memotret dan berbagi di media sosial.

Lokasi ini berada di tengah hutan yang sejuk, dengan suhu sekitar 15°C. Udara dingin ini membuat pengunjung disarankan membawa jaket tebal. Dari sini, pengunjung dapat menikmati pemandangan Kota Batu, Malang, dan Gunung Panderman. Jika bangun sebelum matahari terbit, sunrise yang diselimuti kabut tipis menambah keindahan panorama.

Keistimewaan Batu Campsite terletak dekat Air Terjun Coban Rais, setinggi 70 meter, hanya 3 km dari area camping. Jalan kaki sekitar 10-15 menit cukup untuk sampai ke air terjun. Kapasitas tempat ini mencapai 350 orang, cocok bagi kelompok besar atau keluarga yang ingin berkunjung bersama. Harga sewa tenda dimulai dari Rp325.000.

Kakek Bodo Campground, Prigen (Pasuruan)

Di ketinggian 850 mdpl, Kakek Bodo Campground menawarkan udara sejuk dengan suhu berkisar 12-18°C. Kawasan ini dikelilingi hutan pinus rimbun, menciptakan suasana yang menenangkan. Air Terjun Kakek Bodo, setinggi 30-40 meter, menjadi daya tarik utama. Airnya jernih, jatuh dari tebing batu yang dikelilingi hutan tropis, menjadikannya spot foto yang sangat instagramable.

Perkemahan ini luas dan dikelilingi pepohonan pinus, cocok bagi pengunjung yang ingin berkemah bersama komunitas atau keluarga besar. Fasilitas yang tersedia meliputi kolam renang, spot foto 3D, mushola, warung makan, dan toilet. Lokasinya berada di Jalan Taman Wisata No. 541, Area Sawah/Kebun, Prigen, Pasuruan.

Akses ke tempat ini mudah, bisa lewat pintu masuk wisata air terjun atau dari pos pendakian Gunung Welirang-Arjuno. Tempat ini juga menjadi titik awal pendakian Gunung Arjuna & Welirang bagi para pendaki. Di sekitar kawasan, kera ekor panjang (Macaca fascicularis) berkeliaran, menambah keunikan pengalaman berwisata.

Harga tiket masuk untuk camping di sini sangat terjangkau, hanya Rp10.000 per orang.

Keempat spot ini menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki beragam pilihan camping, mulai dari hutan pinus, danau pegunungan, hingga glamping Korea. Setiap tempat menawarkan fasilitas yang berbeda, harga yang bersahabat, dan pemandangan yang menakjubkan. Bagi yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk pikuk kota, camping di Jawa Timur bisa menjadi alternatif liburan yang menyenangkan dan menenangkan.

Camping Jawa TimurBumi Perkemahan BedenganRanu KumboloBatu Campsite Coban RaisKakek Bodo CampgroundTaman Nasional Bromo Tengger SemeruGlamping Korea

Komentar

Memuat komentar...