Kejaksaan Siapkan Aplikasi Laporan MBG di Jawa Timur
Gambar atau konten salah?
Jawa Timur menjadi fokus pengawasan Kejaksaan terhadap pelaksanaan SPPG dan MBG. Untuk mencegah penyimpangan, lembaga ini menyiapkan sistem pelaporan bagi penerima manfaat. Sistem ini memungkinkan pelaporan baik tentang hal positif maupun negatif.
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Reda Manthovani, mengungkapkan bahwa ada temuan dugaan pelanggaran di wilayah tersebut. Karena itu, pihaknya menyiapkan mekanisme yang memudahkan masyarakat melaporkan bila menemukan program MBG yang tidak berjalan semestinya.
“Ini memang ada temuan, makanya kita datang ke sana dan bikin sistem untuk kita kasih kepada penerima manfaat untuk melaporkan apa saja nih produk-produk MBG yang tidak bagus kualitasnya,” kata Reda pada hari 3 April 2026.
Ia menambahkan, “Laporin di situ di dalam aplikasi itu, ada sistem itu. Selain itu juga pengaduan yang positif juga, kalau memang dia bagus ya sudah, kasih juga,” ujarnya. Sistem tersebut dirancang agar penerima manfaat dapat melaporkan temuan di lapangan dengan mudah.
Contohnya, Reda menyebutkan temuan di Tuban. Menurutnya, hasil pengawasan tidak hanya menemukan hal negatif, tetapi juga sisi positif. “Jadi ada yang negatif, ada yang positif. Jadi imbang lah, itu yang kemarin di Tuban,” tuturnya.
Dengan adanya sistem ini, Kejaksaan berharap dapat menyeimbangkan laporan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program. Hal ini menjadi langkah konkret dalam menjaga integritas dan transparansi program sosial di Jawa Timur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cuaca Berawan Surabaya Hari Ini, Suhu 24-34°C Kelembapan
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat Lengkap 4 Juni 2026
Kebijakan Baru Pemerintah Mengurangi Plastik Sekali
Gudang Semen Terbakar di Nganjuk, Tidak Ada Korban Jiwa
Jadwal Sholat Jawa Timur 04 Juni 2026: Subuh Paling Awal
Kemensos Atensi Rp284,8 Juta Ke 126 Penerima Tulungagung
