Kejurnas ORADO 2026 Berakhir, Bangka Belitung B Juara Senior

Rini S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 102 dibaca
Bisik.id
Kejurnas ORADO 2026 Berakhir, Bangka Belitung B Juara Senior

Gambar atau konten salah?

Kejurnas Turnamen ORADO 2026 mencapai puncaknya pada hari ketiga, yang diselenggarakan di JSI Resort, Megamendung, Jawa Barat, pada Minggu, 26 April 2026. Pagi dimulai dengan babak lanjutan, menampilkan atlet terbaik dari berbagai provinsi. Kompetisi berjalan dari delapan besar hingga semifinal, menambah ketegangan bagi para pemain senior dan junior.

Setelah semifinal, pertandingan perebutan posisi ketiga digelar di kedua kategori. Para atlet menunjukkan strategi tajam dan performa terbaik, menutup perjalanan panjang sejak kualifikasi. Malam hari membawa klimaks dengan grand final, mempertemukan finalis senior dan junior. Suasana kompetitif memuncak, menentu gelar juara nasional di masing-masing kategori.

Di tengah rangkaian final, penampilan musik Anji menambah warna. Ia tampil di puncak Kejurnas, memberikan nuansa hiburan yang menyatu dengan kompetisi.

Hasil akhir menempatkan Bangka Belitung B sebagai juara pertama kategori senior, diikuti Jambi B sebagai juara kedua, Lampung B di posisi ketiga, dan Jawa Barat A di posisi keempat. Di kategori junior, Sulawesi Selatan meraih juara pertama, Sumatera Selatan B sebagai juara kedua, Kalimantan Selatan di peringkat ketiga, dan Sumatera Selatan A di posisi keempat.

Setelah final, acara awarding dilanjutkan. Penghargaan diberikan kepada penyelenggara kejuaraan provinsi terbaik, penyelenggara cabang terbaik, dan penghargaan khusus best jersey. Pengumuman pemenang dimulai dari posisi keempat hingga juara pertama, diikuti penyerahan medali dan trofi sebagai simbol pencapaian kompetisi tingkat nasional.

Yooky Tjahrial, Ketua Umum PB ORADO, menilai pelaksanaan Kejurnas tahun ini menunjukkan perkembangan positif dalam pembinaan atlet di berbagai daerah. “Dari keseluruhan rangkaian hingga partai final, kita melihat kualitas permainan yang semakin merata, baik di kategori senior maupun junior. Ini menjadi indikator bahwa pembinaan berjalan dengan baik dan menghasilkan atlet‑atlet yang kompetitif,” ujar Yooky. Ia menambahkan, “Kejurnas tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat ekosistem olahraga domino nasional. Melalui Kejurnas ini, kita tidak hanya menentukan juara, tetapi juga membangun fondasi pembinaan yang berkelanjutan agar domino semakin berkembang sebagai olahraga prestasi.”

Giri Bayu Kusumah, Ketua Harian PB ORADO, menekankan pentingnya kesiapan sistem dan konsistensi pelaksanaan teknis di lapangan. “Seluruh tahapan pertandingan berjalan sesuai dengan sistem yang telah disiapkan sejak awal. Konsistensi dalam pelaksanaan teknis menjadi kunci agar kompetisi berlangsung adil, transparan, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya. Ia menilai, kualitas pertandingan hingga babak final menunjukkan bahwa standar kompetisi nasional mulai terbentuk dengan baik.

Henry Kurnia Adhi, Ketua Bidang Humas PB ORADO, yang akrab disapa Jhon LBF, melihat Kejurnas ORADO 2026 tidak hanya sukses dari sisi kompetisi, tetapi juga dalam membangun atmosfer kebersamaan dan citra olahraga domino di tingkat nasional. “Kejurnas ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita membangun semangat kebersamaan antarprovinsi. Domino hadir sebagai olahraga strategi yang inklusif, yang bisa dinikmati berbagai kalangan dan terus berkembang di Indonesia,” pungkas Jhon.

Acara ini menegaskan bahwa domino, sebagai olahraga strategi, mampu menarik minat berbagai kalangan. Kejurnas 2026 tidak hanya menampilkan kompetisi tingkat tinggi, tetapi juga memperkuat jaringan dan sistem pembinaan di seluruh provinsi. Dengan dukungan struktur PB ORADO, kejuaraan ini menandai langkah penting dalam memperkuat posisi domino sebagai olahraga prestasi nasional.

Kejurnas ORADO 2026DominoPB ORADOJuara SeniorJuara JuniorMedaliJawa BaratKalimantan Selatan

Komentar

Memuat komentar...