Kek Lapis Sultan: Kue Mahal Malaysia, Harga RM 1.800 per Loyang
Gambar atau konten salah?
Kek Lapis Sultan menjadi contoh kue lapis Malaysia yang sangat mahal, dijual seharga RM 1.800 per loyang atau sekitar Rp 7,8 juta.
Wanita asal Malaysia bernama Adhar memproduksi kue ini. Proses pembuatan memakan waktu lama karena setiap lapisan dipanggang satu persatu.
Setiap lapisan dipanggang dalam oven, kemudian ditambahkan adonan berwarna dengan jeda 10 menit. Kue memerlukan 4 sampai 8 jam untuk selesai, tergantung pada kompleksitas motif geometrik yang dapat mencapai 12‑20 lapisan.
Setelah adonan dingin, kue dipotong dan disusun kembali menggunakan selai atau susu kental manis sebagai perekat. Sebelum dimulai, pembuat biasanya merancang pola terlebih dahulu.
Bahan utama meliputi mentega berkualitas tinggi dan kuning telur melimpah untuk tekstur lembap. Beberapa varian menambahkan bahan mahal seperti kacang pistachio dan macadamia.
Harga rata‑rata kue lapis Sarawak di Malaysia menyentuh angka Rp 1 jutaan per loyang. Motif yang lebih rumit biasanya membuat harganya naik.
Menurut catatan, kue lapis Sarawak muncul pada 1970‑1980 dan konon diperkenalkan pertama kali oleh orang Betawi. Bahan bakunya mirip dengan kue lapis Indonesia, namun motifnya berbeda.
Di Malaysia, kue lapis Sarawak sudah menjadi bagian budaya. Biasanya disajikan pada acara penting seperti Idul Fitri.
Secara keseluruhan, harga tinggi kue lapis Sarawak disebabkan oleh proses panjang, motif rumit, dan bahan premium, menjadikannya simbol budaya Malaysia yang dihargai.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
