Kelangkaan Pertamax di Pinrang, Panic Buying Sebabnya

Ani R. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 69 dibaca
Bisik.id
Kelangkaan Pertamax di Pinrang, Panic Buying Sebabnya

Gambar atau konten salah?

Kelangkaan Pertamax mulai dirasakan warga di Pinrang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan pada 01 April 2026. Banyak SPBU yang tidak lagi menyediakan bahan bakar jenis Pertamax. Warga melaporkan bahwa mereka harus pergi ke dua SPBU sekaligus namun semua kosong.

“Saya sudah 2 SPBU kudatangi untuk cari Pertamax tetapi semua kosong,” kata Andika kepada Rabu (01 April 2026). Ia mengaku selama ini hanya mengisi Pertamax karena tidak ingin antre lama. “Kan memang kalau Pertamax kan memang lebih cepat karena orang rata-rata isi Pertalite. Kalau saya mending isi Pertamax cepat dan tidak ribet juga pakai barcode begitu,” tambahnya.

Keluhan serupa muncul di Parepare. Andika menambahkan, “Ada teman di Parepare sudah 5 SPBU katanya dia datangi cari Pertamax tapi kosong semua.”

Menurut Okky Aditya Wibowo, Senior Supervisor Communication & Relations PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi, fenomena ini disebabkan oleh panic buying. Ia menjelaskan bahwa warga membeli Pertamax secara borong, sehingga stok habis cepat. “Banyak yang beli Pertamax jadi stok cepat habis. Saat ini sedang dalam proses pengiriman. Masyarakat banyak borong karena panic buying,” tegas Okky.

Okky menekankan pentingnya tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Ia mengingatkan, “Pola konsumsi yang wajar akan membantu menjaga distribusi tetap merata dan menghindari kepadatan yang tidak perlu di SPBU.” “Kita meminta agar warga tetap tenang dan tidak panik sebab pada dasarnya stok aman,” ujarnya.

Situasi ini menunjukkan bahwa kekhawatiran warga atas ketersediaan Pertamax dipicu oleh perilaku pembelian berlebihan, bukan karena kekurangan stok sebenarnya. Dengan kesadaran konsumen, distribusi BBM dapat tetap stabil.

Kelangkaan PertamaxPinrangSPBUPanic BuyingStok HabisPertamina Patra NiagaParepare

Komentar

Memuat komentar...