Kelangkaan Pertamax di Pinrang, Panic Buying Sebabnya
Gambar atau konten salah?
Kelangkaan Pertamax mulai dirasakan warga di Pinrang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan pada 01 April 2026. Banyak SPBU yang tidak lagi menyediakan bahan bakar jenis Pertamax. Warga melaporkan bahwa mereka harus pergi ke dua SPBU sekaligus namun semua kosong.
“Saya sudah 2 SPBU kudatangi untuk cari Pertamax tetapi semua kosong,” kata Andika kepada Rabu (01 April 2026). Ia mengaku selama ini hanya mengisi Pertamax karena tidak ingin antre lama. “Kan memang kalau Pertamax kan memang lebih cepat karena orang rata-rata isi Pertalite. Kalau saya mending isi Pertamax cepat dan tidak ribet juga pakai barcode begitu,” tambahnya.
Keluhan serupa muncul di Parepare. Andika menambahkan, “Ada teman di Parepare sudah 5 SPBU katanya dia datangi cari Pertamax tapi kosong semua.”
Menurut Okky Aditya Wibowo, Senior Supervisor Communication & Relations PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi, fenomena ini disebabkan oleh panic buying. Ia menjelaskan bahwa warga membeli Pertamax secara borong, sehingga stok habis cepat. “Banyak yang beli Pertamax jadi stok cepat habis. Saat ini sedang dalam proses pengiriman. Masyarakat banyak borong karena panic buying,” tegas Okky.
Okky menekankan pentingnya tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Ia mengingatkan, “Pola konsumsi yang wajar akan membantu menjaga distribusi tetap merata dan menghindari kepadatan yang tidak perlu di SPBU.” “Kita meminta agar warga tetap tenang dan tidak panik sebab pada dasarnya stok aman,” ujarnya.
Situasi ini menunjukkan bahwa kekhawatiran warga atas ketersediaan Pertamax dipicu oleh perilaku pembelian berlebihan, bukan karena kekurangan stok sebenarnya. Dengan kesadaran konsumen, distribusi BBM dapat tetap stabil.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Doa Akhir Tahun 1448 H Dibaca Setelah Ashar 15 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: 16 Juni 2026, Momen Amal dan Refleksi
Berita Terbaru
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
