Kemacetan 2 km di Jalan Cerme Lor, Dump Truk Tabrak Rel
Gambar atau konten salah?
03 Juni 2026, kemacetan horor melanda Jalan Raya Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Gresik. Antrian kendaraan mengular lebih dari 2 kilometer.
Kemacetan parah dimulai pukul 06.00 WIB, dipicu dump truk yang diduga melanggar jam operasional dan mogok di dekat perlintasan kereta api Cerme Lor.
Truk berhenti hanya 2 meter dari jalur rel, membuat jalur kereta api sempit menjadi titik kritis. Pengendara harus bergantian melintas, memperlambat arus.
Karena dump truk, palang pintu kereta api tidak bisa menutup saat kereta melintas, menambah ketidaknyamanan.
Jam masih berlangsung, mengeluh pengendara. Dump truk disebut “as pedot (patah)” oleh Suhari, warga setempat.
Di selatan, kemacetan meluas ke Jalan Cerme Kidul, berpotensi lebih panjang. Pengendara diimbau mencari jalur alternatif.
Jalur alternatif Jambu‑Ngabetan, biasanya dipakai kendaraan roda dua, kini penuh. Penumpukan di kawasan ini menambah kesulitan.
Kemacetan parah membuat kendaraan roda empat hampir tidak bergerak. Bus Trans Jatim hanya maju beberapa meter dalam 30 menit.
Petugas instansi terkait masih berupaya mengatur arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
Pemkab Gresik mengatur jam operasional kendaraan besar untuk mengantisipasi kemacetan dan menekan kecelakaan. Dump truk, trailer, dan kendaraan besar dilarang melintas di jalanan mulai pukul 05.00-08.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB, atau saat jam sibuk.
Situasi ini menyoroti pentingnya penegakan aturan lalu lintas dan kesiapan infrastruktur di daerah perlintasan kereta api.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
