Kemacetan di Gentong: 15 Mobil Mogok di Tanjakan Bandung

Dewi M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 39 dibaca
Bisik.id
Kemacetan di Gentong: 15 Mobil Mogok di Tanjakan Bandung

Gambar atau konten salah?

24 Maret 2026, pada hari H+3 Lebaran atau Selasa, lalu lintas di kawasan Gentong Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya dipenuhi oleh antrian panjang kendaraan yang berangkat dari Tasikmalaya menuju Bandung. Kondisi ini semakin terburuk ketika banyak kendaraan gagal menanjak di beberapa titik tanjakan Gentong.

Di pinggiran jalan, mulai dari Gentong Bawah, Lingkar Gentong hingga Gentong Atas, tercatat lebih dari 15 unit mobil berbagai jenis mogok. Kendaraan yang mogok tersebut berada di bahu jalan, sehingga memaksa pengendara lain menyalip di jalur utama dan menambah kemacetan.

Pengendara di Gentong harus menavigasi jalan yang menanjak dan berkelok. Setidaknya ada 3 titik tanjakan terjal yang harus dilalui. Salah satu komponen penting yang sering menjadi penyebab mogok adalah kondisi kopling. Jika kopling terhenti, mobil tidak dapat bergerak, dan biaya perbaikan di tempat bisa mencapai Rp2 jutaan.

“Sekitar Rp2 jutaan biaya perbaikan kopling mobil jika diperbaiki di tempat,” kata Fadil, salah seorang pemudik yang mogok di Gentong Bawah. Ia mengemudikan minibus lansiran tahun 2004 yang tiba-tiba kehilangan tenaga saat menanjak. “Tiba-tiba nggak bisa jalan, nggak ada tenaga. Keluar asap, bau sangit,” ujarnya.

Fadil tidak punya pilihan lain selain memperbaiki mobilnya di pinggiran jalan. “Bingung, mau diderek juga butuh biaya, mana jalanan macet,” tambahnya.

Denden Ahdani, seorang pehobi otomotif, menjelaskan gejala kopling bermasalah. “Suara mesin kencang, tapi mobil tak bergerak. Kemudian tercium bau hangus. Itu sudah pasti koplingnya bermasalah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa cara mengemudi yang salah juga dapat memicu kerusakan. “Gaya mengemudi yang salah juga bisa memicu, kebiasaan menaruh kaki di pedal kopling atau menginjak kopling setengah, itu bisa mempengaruhi kerusakan,” kata Denden.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, menegaskan bahwa banyak mobil yang mogok di tanjakan Gentong. “Itulah sebabnya tak bosan kami imbau agar pemudik selalu memeriksa kondisi kendaraannya sebelum menempuh perjalanan,” ujarnya.

Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya pemeriksaan rutin kendaraan, terutama di daerah dengan kontur jalan menanjak. Kendaraan yang tidak dalam kondisi prima dapat menyebabkan kemacetan dan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Kendaraan mogokTanjakan GentongKoplingBiaya perbaikanKemacetanLansiran minibusPemeriksaan rutin

Komentar

Memuat komentar...