Kematian dan Kebangkitan Suhardi, Warga Klampok Lor
Gambar atau konten salah?
Di Desa Klampok Lor, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, sebuah peristiwa yang menimbulkan kehebohan terjadi ketika seorang warga tua, Suhardi, berusia 65 tahun, mengalami kematian, kemudian terhidup kembali, dan akhirnya meninggal sekali lagi.
Menurut Kapolsek Kebonagung, Iptu Said Nu'man Murod, kejadian ini diumumkan pada Rabu 03 Juni 2026. Ia mengonfirmasi bahwa warga tersebut meninggal pada pagi hari dan sudah dimakamkan. “Tadi subuh meninggal lagi, ini sampun (sudah) dimakamkan,” ujar Nu'man saat dimintai konfirmasi.
Peristiwa pertama terjadi pada Selasa 02 Juni 2026 sore. Nu'man menyatakan bahwa kematian pertama Suhardi telah disiarkan di masjid setempat. “Tadi sore sudah disiarkan di masjid,” kata ia. Ia menambahkan bahwa warga tersebut sudah menderita penyakit menahun. “Sakit menahun,” jelas Said.
Setelah sempat mati, Suhardi kembali bernapas saat akan disucikan. Setelah dipastikan jantung masih berdetak, ia tetap di rumah. Nu'man menjelaskan, “Habis magrib waktu mau disucikan bernapas lagi. Lalu dicek bidan desa memang benar masih ada detak jantung.” Ia menegaskan bahwa warga tetap di rumah setelah hidup lagi.
Selama ini, Suhardi tinggal bersama istri yang juga lansia. Anak-anak mereka berada di luar kota. “Almarhum tinggal sama istri, istri juga sampun sepuh. Untuk anak anak tinggal di luar kota,” pungkas Nu'man.
Peristiwa ini menimbulkan keheranan di kalangan masyarakat setempat. Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
