Kementerian Usulkan Kuota Magang 2026 Raih 150 Ribu Peserta

Rudi H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Kementerian Usulkan Kuota Magang 2026 Raih 150 Ribu Peserta

Gambar atau konten salah?

Program magang yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan menjadi salah satu jalur paling menarik bagi pencari kerja, khususnya kalangan fresh graduate. Banyak peserta yang tidak hanya menyelesaikan masa magang, tetapi juga berhasil mendapatkan posisi tetap di perusahaan yang mengundang.

Melihat keberhasilan tersebut, pemerintah berencana memperluas program ini pada tahun 2026. Awalnya, kuota peserta diperkirakan sekitar seratus ribu orang, dan rencana pelaksanaannya akan dimulai pada pertengahan tahun 2026.

Usulan kenaikan kuota menjadi seratus lima puluh ribu peserta disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 9 April 2026. Ia menekankan bahwa antusiasme peserta dan kebutuhan industri menjadi alasan utama di balik rencana tersebut.

“Kami mengusulkan program Magang 2026, jumlahnya naik menjadi 150.000 orang. Tapi, ini masih usulan dan sudah kami sampaikan kepada Pak Presiden,” ujar Yassierli.

Walaupun usulan tersebut sudah diajukan, realisasinya masih menunggu beberapa faktor penting, terutama ketersediaan anggaran. Yassierli menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu dukungan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator.

“Kami masih menunggu ketersediaan anggaran. Semoga dengan dukungan dari Kementerian Keuangan dan Kemenko, program ini bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Sehingga, hingga saat ini, angka 150 ribu peserta masih berupa usulan dan belum menjadi keputusan final. Jika disetujui, peluang bagi pelamar untuk masuk ke program magang nasional akan meningkat. Namun, persaingan diprediksi tetap ketat mengingat tingginya minat para pencari kerja.

Performa program magang pada tahun sebelumnya juga menunjukkan hasil yang positif. Pada 2025, jumlah peserta yang lolos seleksi mencapai lebih dari seratus dua puluh ribu orang. Beberapa peserta kemudian mengundurkan diri, sehingga jumlah akhir yang lolos lebih dari kuota yang ditetapkan.

“Tahun kemarin, total peserta yang lolos seleksi 102 ribu sekian. Karena ada beberapa yang kemudian mengundurkan diri, sehingga kami meloloskan lebih dari kuota,” jelas Yassierli.

Peninjauan di lapangan juga mengungkapkan bahwa banyak peserta sudah direkrut perusahaan sebelum masa magang enam bulan selesai. Hal ini menegaskan bahwa program ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi jalur rekrutmen bagi perusahaan.

“Kami menemukan di beberapa tempat sebelum selesai enam bulan mereka sudah direkrut perusahaan,” tambahnya.

Untuk mempersiapkan diri, para calon peserta disarankan untuk memulai upskilling sejak sekarang. Menambah keterampilan yang relevan akan meningkatkan peluang mereka dalam proses seleksi. Persiapan yang matang dapat membuat perbedaan ketika menghadapi kompetisi yang ketat.

Secara keseluruhan, program magang nasional 2026 menampilkan potensi besar bagi pencari kerja, terutama bagi mereka yang ingin langsung terjun ke dunia industri. Kenaikan kuota dan dukungan anggaran akan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program ini. Dengan persiapan yang tepat, para peserta dapat memanfaatkan peluang ini untuk memulai karier profesional mereka.

Program Magang NasionalKementerian KetenagakerjaanKuota 150.000KemenkoAnggaranPencari kerjaFresh graduatePersaingan ketat

Komentar

Memuat komentar...