Kenaikan Dolar Memicu Harga BBM Naik, Driver Ojol Terancam

Putri N. · 1 min baca · 15 hari lalu · 49 dibaca
Bisik.id
Kenaikan Dolar Memicu Harga BBM Naik, Driver Ojol Terancam

Gambar atau konten salah?

Di Surabaya, kenaikan nilai tukar dolar diprediksi dapat menurunkan daya beli masyarakat. Hal ini diharapkan berdampak pada penghasilan para driver ojek online (ojol) di Jawa Timur.

Menurut Ketua Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jatim Tito Ahmad, perubahan nilai tukar tidak langsung memengaruhi ekonomi. Namun, ia menegaskan bahwa dampak akan terasa kuat bila kenaikan dolar memicu kenaikan harga BBM atau penghapusan subsidi.

Secara tidak langsung mungkin berpengaruh karena mungkin daya beli masyarakat dan lain‑lain. Tapi akan sangat berpengaruh ketika BBM kita, kami, akan berubah atau dihapus subsidinya. Itu akan sangat berpengaruh,” ujarnya kepada media pada 20 Mei 2026 di Frontage Ahmad Yani Surabaya.

Ia menambahkan, “Kalau dolar tidak berpengaruh, BBM tidak ada masalah. Tapi kalau berpengaruh dengan BBM, akan berurusan kami juga akan terkena imbasnya,” sehingga menyoroti hubungan langsung antara harga minyak dan biaya operasional ojol.

Jika harga BBM naik, Tito memperkirakan para driver akan kembali menggelar aksi. Ia mengatakan, “Kita akan-mungkin akan turun ke jalan besar‑besaran lagi,” menandakan kesiapan demonstrasi lebih besar.

Dengan kata lain, kenaikan dolar dapat memicu lonjakan harga BBM, yang pada gilirannya menekan pendapatan driver ojol. Jika subsidi dibatalkan, tekanan ini akan semakin tajam, memaksa para pengemudi untuk menuntut perubahan kebijakan melalui aksi publik.

nilai tukar dolarBBMdriver ojek onlinesubsididemonstrasipendapatan driver

Komentar

Memuat komentar...