Kenaikan Tagihan Listrik Dua Kali Lipat Tanpa Alasan Jelas

Fitri A. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 77 dibaca
Bisik.id
Kenaikan Tagihan Listrik Dua Kali Lipat Tanpa Alasan Jelas

Gambar atau konten salah?

Seorang pelanggan PLN mengeluh di media sosial karena tagihan listriknya naik dua kali lipat. Meski pola pemakaian di rumah tidak berubah, tagihan bulan 01 Juni 2026 tercatat Rp 712 ribu dengan konsumsi 512 kilowatt hour (KWh). Sebelumnya, pada 01 Mei 2026, tagihan hanya Rp 348.140 dengan pemakaian 250 KWh.

Pelanggan tersebut mengatakan ia memantau konsumsi listrik di pertengahan bulan. Ia menemukan penggunaan masih dalam batas normal dan tidak ada pemberitahuan kenaikan tarif dari PLN. Menurutnya, kenaikan tagihan tidak seharusnya terjadi tanpa penjelasan resmi.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menanggapi keluhan tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik. Pada 02 Juni 2026, Greg menyatakan bahwa tarif listrik periode April‑Juni 2026 tetap sesuai kebijakan pemerintah melalui Kementerian ESDM.

Greg juga menjelaskan bahwa perbedaan tagihan dapat disebabkan oleh perubahan pola konsumsi. Faktor cuaca, kenaikan suhu, dan aktivitas rumah tangga yang lebih banyak dapat memicu peningkatan penggunaan peralatan listrik. Ia menyarankan pelanggan memanfaatkan PLN Mobile untuk memantau dan mengatur penggunaan listrik.

  1. Buka aplikasi PLN Mobile.
  2. Pilih menu Token dan Pembayaran di halaman utama.
  3. Jika belum terdaftar, klik Tambah ID Pelanggan.
  4. Masukkan ID Pelanggan Anda.
  5. Untuk pelanggan pascabayar, klik Riwayat Penggunaan; untuk pelanggan prabayar, klik Riwayat Pembelian Token.

Selain itu, PLN mengimbau pelanggan menggunakan listrik secara aman dan bijak. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan mencabut perangkat yang tidak digunakan dapat membantu menjaga konsumsi energi tetap terkendali. Dengan langkah-langkah sederhana ini, pelanggan dapat menghindari tagihan yang tidak terduga dan memastikan penggunaan listrik sesuai kebutuhan.

tagihan listrikkonsumsi listrikPLN Mobiletarif listrikkebijakan ESDMfaktor cuaca

Komentar

Memuat komentar...