Kepadatan Lalu Lintas Sukabumi Meningkat Saat Lebaran
Gambar atau konten salah?
Sukabumi mengalami kepadatan lalu lintas yang tinggi saat arus mudik, wisata, dan arus balik Lebaran. Para pemudik mengeluhkan kemacetan di jalur utama, khususnya dari Palabuhanratu menuju Bogor.
Sopyan (44), seorang pemudik asal Ciomas di Bogor, mengaku harus menempuh perjalanan sangat lama ketika kembali dari kawasan wisata Palabuhanratu. Ia berangkat sejak pagi, namun hingga berjam-jam kemudian belum juga tiba di rumahnya di Ciomas.
“Dari Bogor Ciomas dalam rangka hari raya aja. Saya pulang dari Palabuhan jam 8 pagi, sampai sekarang belum sampai rumah,” kata Sopyan saat ditemui di tengah kemacetan Jalan Arteri Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Selasa (24 Maret 2026).
Ia menyebut kondisi lalu lintas di Palabuhanratu sendiri sudah padat sejak awal. Lonjakan kendaraan wisatawan yang berbarengan dengan arus balik membuat jalanan nyaris tak bergerak.
“Di Palabuhan padat? Padat,” ujarnya singkat. Tidak hanya kali ini, Sopyan juga menceritakan pengalaman sebelumnya saat arus mudik. Bahkan, waktu tempuh yang biasanya hanya beberapa jam bisa molor drastis hingga hampir satu hari penuh.
“Saya juga kemarin hampir 24 jam. Berangkat pagi jam 03.00 WIB sampai Palabuhan jam 03.00 pagi lagi,” ungkapnya.
Kondisi ini menggambarkan tingginya volume kendaraan yang melintas di jalur selatan Sukabumi saat libur panjang Lebaran. Arus wisata dan pemudik bercampur, menyebabkan kepadatan parah di sejumlah titik, terutama jalur penghubung Palabuhanratu-Cikidang hingga menuju arah Bogor.
Petugas kepolisian terus melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan, termasuk dengan rekayasa arus secara situasional. Namun, tingginya mobilitas kendaraan membuat antrean panjang masih sulit dihindari.
“Terpantau sejak tadi pagi kendaraan sudah pulang, karena itu kita sudah melakukan tiga kali rekayasa lalu lintas one way. Arus cukup deras baik dari wisata Palabuhanratu maupun dari wisata Sukabumi kota,” kata Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Abdurrohman Hidayat.
Meskipun volume kendaraan meningkat signifikan, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau ramai lancar. Kendaraan tetap bergerak tanpa hambatan berarti.
“Kondisi arus lalu lintas sampai saat ini masih ramai lancar, roda tetap berputar, tidak ada kendala walaupun volume kendaraan sangat meningkat,” jelasnya.
Situasi ini menunjukkan bahwa meski arus kendaraan tinggi, upaya pengaturan lalu lintas berhasil menjaga kelancaran pergerakan di wilayah Sukabumi selama periode Lebaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
624 Pendaftar Sekolah Maung Tampil Meski Sosialisasi Singkat
Berita Terbaru
Brasil Bayar 203 Miliar Rupiah ke Ancelotti, Piala 2026
PPh Final 0,5% Permanen, PT Non‑Perorangan Dikeluarkan
Lirik Lagu Timur: Rindu dan Harapan di Jarak Jauh Menyusuri
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bloom Putih Anggur: Lapisan Lilin Alami, Bukan Jamur
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Hanya 8 Tim Piala Dunia 2026 Punya Pemain Lokal, 310 Luar Negeri
