Kepala BGN Bantah Punya Dapur MBG

Bayu K. · 2 min baca · 4 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Kepala BGN Bantah Punya Dapur MBG

Gambar atau konten salah?

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono dengan tegas membantah adanya keterkaitan antara dirinya atau keluarganya dengan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia mengklaim tidak memiliki satu pun yayasan yang mengelola Dapur Umum Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan ini disampaikan Sudaryono tak lama setelah ia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri pada hari yang sama.

"Nggak ada. Nggak ada. Nggak ada. Saya tidak punya SPPG, saya tidak punya dapur. Tidak ada keluarga saya juga yang punya dapur dan sebagainya," kata Sudaryono di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Sudaryono menjelaskan bahwa program MBG merupakan program berskala besar yang dananya berasal dari rakyat dan diperuntukkan bagi rakyat. Oleh karena itu, setiap rupiah yang dialokasikan harus tepat sasaran, yaitu menyediakan gizi yang sesuai bagi penerima manfaat.

"Jadi, ini adalah program dari rakyat untuk rakyat. Tentu saja setiap tetes rupiah yang dikeluarkan harus betul-betul sesuai dengan tujuan program. Jadi, bukan hanya menyediakan makan tapi menyediakan gizi yang sesuai, yang baik untuk anak-anak kita, ibu-ibu yang hamil, ibu-ibu yang menyusui dan juga para lansia," papar Sudaryono.

Lebih lanjut, mantan Wakil Menteri Pertanian itu mengungkapkan bahwa ia mendapat arahan khusus dari Presiden Prabowo. Arahan tersebut menekankan pentingnya melihat program prioritas ini secara luas. Bukan sekadar membagikan makanan gratis, tetapi gizi harus menjadi fokus utama.

"Arahan khusus kan begini ya, ini kan bukan hanya kemudian kita bikin panitia membagi-bagi makanan, bukan. Tujuannya kan adalah beyond itu, bahwa kita menyediakan gizi yang sesuai. Ingat itu ya, kita menyediakan gizi yang sesuai. Ini namanya Makan Bergizi Gratis, bukan makan enak gratis atau bukan makan banyak gratis bukan, tapi Makan Bergizi Gratis. Nah, tentu saja yang menjadi perhatian adalah bagaimana pemenuhan gizi kepada anak-anak yang memang harus diberi sentuhan gizi termasuk juga ibu hamil, ibu menyusui dan juga lansia," sebut Sudaryono.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk memastikan kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia mendapatkan asupan gizi yang memadai. Pernyataan Sudaryono menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program yang menggunakan anggaran negara ini.

BantahanBadan Gizi NasionalMakan Bergizi GratisSPPGTransparansiProgram RakyatGizi

Komentar

Memuat komentar...