Keraton Gelar Dua Halalbihalal Idul Fitri, Waktu Berbeda
Gambar atau konten salah?
Halalbihalal di Keraton Solo digelar oleh Paku Buwono XIV Purbaya dan KGPH Panembahan Agung Tedjowulan. Meski keduanya merayakan hari raya Idul Fitri, acara tersebut berlangsung di tempat dan jam yang berbeda.
Juru bicara KPA Singonagoro menjelaskan bahwa tradisi Halalbihalal ini sudah ada sejak Paku Buwono XIII. Ia menegaskan, “‘Tidak Mbak (halalbihalal sama dengan pihak Tedjowulan?). Ini acara rutin yang sudah sejak dulu PB XIII gelar dan kini dilaksanakan dan dilestarikan oleh Sri Susuhunan Pakubuwono XIV (Purbaya),’”
Acara Paku Buwono XIV akan diadakan di Palereman Dalem Sasana Narendra pada pukul 10.00 WIB. Pihak Keraton menyiapkan tempat tersebut agar semua anggota keluarga dan masyarakat dapat hadir.
Menurut KPA Singonagoro, “‘Semua Gusti Sepuh, Pengageng dan juga Abdi Dalem dan Sentana Dalem serta masyarakat umum karena ini kita buka untuk umum yang ingin bertemu dengan Sinuhun,’” menegaskan keterbukaan acara ini.
Ia juga menambahkan, “‘Acara digelar di Palereman Dalem Sasana Narendra nanti pukul 10.00 WIB,’”
Di sisi lain, Kanjeng Pakoenegoro, juru bicara Panembahan Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, menyatakan bahwa Panembahan Agung Tedjowulan akan mengumpulkan keluarga besar Keraton. Ia berkata, “‘Kangjeng Gusti Pangeran Haryo Panembahan Agung Tedjowulan akan kembali mengumpulkan Keluarga Besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Seluruh putra-putri Sawarga Paku Buwono XII dan Sawarga Paku Buwono XIII diundang,’”
Acara tersebut akan berlangsung di Sasana Handrawina pada pukul 12.00 WIB dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon akan hadir bersama jajarannya. Kanjeng Pakoenegoro menyatakan, “‘Halalbihalal di Sasana Handrawina, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, telah mengonfirmasi kehadirannya pada rencana kegiatan tersebut. Beliau akan rawuh beserta jajarannya. Acara dijadwalkan dimulai sekira pukul 12.00 WIB,’”
Ia menutup dengan harapan, “‘Gusti Tedjowulan mengharapkan Halalbihalal dapat menjadi momentum yang baik dan tepat untuk mengajak seluruh anggota keluarga besar keraton kembali rukun, akur, dan kompak untuk melindungi, mengembangkan, dan/atau memanfaatkan Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional,’”
Dengan dua pertemuan ini, Keraton Solo menegaskan komitmen menjaga tradisi, mempererat tali silaturahmi keluarga, dan melestarikan warisan budaya. Kedua acara, meski berbeda tempat dan waktu, tetap berfokus pada kebersamaan dan pelestarian nilai-nilai budaya yang menjadi identitas Keraton.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
KAI Commuter Tandai Penumpang Merokok di KRL di Palur
Kera Liar Merusak Rumah Pak Wahyu, Evakuasi 20 Menit
Prabowo Panggil Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Ganti Dadan
Kekurangan Sekolah di 5 Kecamatan Semarang: Tanah Belum Tersedia
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
