KhatibulUmam Az‑Zamzami 18 Tahun Jadi Haji Termuda Sumsel

Ani R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
KhatibulUmam Az‑Zamzami 18 Tahun Jadi Haji Termuda Sumsel

Gambar atau konten salah?

KhatibulUmam Az-Zamzami berusia 18 tahun dari Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menjadi jemaah haji termuda di provinsi tersebut. Sejak masih balita, nama Umam sudah terdaftar pada program haji yang diurus oleh orang tuanya.

Ayahnya, Kamali yang berusia 58 tahun, memutuskan mendaftarkan Umam pada usia 3,5 tahun. Keputusan itu lahir dari permintaan sederhana sang anak. “Karena anak saya itu mintanya daftarkan haji, alhamdulillah bukan minta motor, enggak minta mobil, tapi mintanya haji,” ujar Kamali saat diwawancarai, Selasa, 21 April 2026. Kamali merasa bangga karena keinginan anaknya berbeda dari kebiasaan anak seusianya yang biasanya meminta barang mewah.

Namun, meski sudah terdaftar, Umam harus menunggu lebih dari satu dekade. Pada jadwal keberangkatan sebelumnya, ia masih kurang tiga bulan dari batas usia minimal 18 tahun. Akibatnya, ia masuk ke daftar tunggu lagi. “Aslinya kemarin harus berangkat, cuma kemarin itu masih kurang tiga bulan 18 tahun, maka waiting list enggak bisa untuk berangkat,” jelasnya.

Selama menunggu, Umam tetap melanjutkan pendidikan di Pesantren Lirboyo. Ia mendapat izin dari pihak pesantren untuk menempuh ibadah haji sementara. Meski berada di tengah masa santri, semangatnya tidak surut. “Alhamdulillah senang,” kata Umam, mengekspresikan rasa syukur atas kesempatan yang akhirnya dapat ia jalani bersama seluruh anggota keluarganya.

Persiapan menuju Tanah Suci tidak hanya melibatkan perencanaan logistik, tetapi juga rutinitas ibadah yang ketat. Setiap hari, Umam menunaikan shalat dan membaca Al-Qur’an dengan tekun. Saat berpamitan, teman-teman santrinya turut menitipkan doa. “Semuanya minta doa,” ujarnya, menegaskan dukungan emosional yang ia terima.

Keberangkatan Umam menandai pencapaian penting bagi keluarga dan pesantren. Ia menjadi contoh bagaimana keinginan sederhana dapat memicu komitmen jangka panjang. Keluarga yang berangkat bersamaan menegaskan nilai kebersamaan dalam menunaikan rukun Islam kelima.

Perjalanan Umam menyoroti proses panjang yang melibatkan registrasi, regulasi usia, dan persetujuan pesantren. Ia juga menunjukkan bahwa dukungan komunitas dan keluarga dapat memperkuat tekad individu dalam menempuh ibadah haji.

KhatibulUmam Az-Zamzamihaji termuda Ogan Komering UluPesantren Lirboyodaftar tunggu hajiregistrasi usia 3,5 tahunSumatera Selatan

Komentar

Memuat komentar...