Kista Ovarium: Tidak Ada Hubungan dengan Makanan Tidak Sehat
Gambar atau konten salah?
Kista ovarium menjadi sorotan di media sosial akhir‑akhir ini, terutama ketika banyak orang mengaitkannya dengan konsumsi makanan tidak sehat seperti seblak. Namun, apakah benar makanan semacam itu dapat memicu kista? Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. M Luky Satria Syahbana Marwali, Subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi (KFER) Brawijaya Hospital Antasari, menolak klaim tersebut.
“Itu lebih ke arah kesehatan secara umum ya, bukannya ‘makan ini jadi kista’, nggak. Yang jelas makan yang sehat lah,” kata dr Luky, Senin, 25 Mei 2026.
Menurutnya, tidak ada makanan spesifik yang menyebabkan kista. Namun, bagi wanita dengan kondisi tertentu seperti endometrosis atau PMOS (Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome), asupan makanan tetap penting. Mengurangi karbohidrat atau menghindari makanan pro‑inflamasi dapat membantu menjaga kualitas reproduksi.
Dr Luky menegaskan lagi bahwa tidak ada makanan yang memengaruhi kesuburan seseorang. “Makanan yang memengaruhi kesuburan nggak ada, kalau makannya wajar‑wajar aja seperti yang kita makan,” ujarnya.
Seringkali, perempuan mengira kista ovarium harus segera dioperasi. Padahal, tidak semua kista memerlukan tindakan bedah. Prosedur operasi diputuskan berdasarkan jenis dan ukuran kista. Jika kista kecil, tidak ganas, dan tidak berisiko pecah, biasanya diobservasi saja.
“Kalau tidak ada curiga keganasan dan ukurannya kecil dan jenis kistanya juga bukan yang berisiko terpuntir atau pecah, itu biasanya dibiarin aja, diobservasi aja. Kalau ukurannya nggak membesar si dibiarin aja, selama ngga ada keluhan,” jelas dr Luky.
Secara keseluruhan, kista ovarium tidak selalu mengharuskan operasi. Fokus utama adalah menjaga pola makan sehat dan memonitor kondisi kista secara rutin. Dengan pendekatan ini, banyak kasus kista dapat dikelola tanpa intervensi bedah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bloom Putih Anggur: Lapisan Lilin Alami, Bukan Jamur
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Air Kelapa 15 Hari: Hidrasi, Pencernaan, Berat Badan
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Berita Terbaru
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
IHSG menutup di zona negatif, turun 4,11%; global merosot
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir TJU
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
