Klinsmann Kritik Italia: Kegagalan Masuk Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Legenda Jurgen Klinsmann mengkritik kegagalan Italia yang gagal masuk Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Bosnia-Herzegovina di final playoff pada 31 Maret 2024. Kegagalan ini menjadi ketiga berturut-turut bagi Gli Azzurri setelah tahun 2018 dan 2022.
Klinsmann menyoroti bahwa Italia tidak kekurangan bakat. Timnas kelompok umur mereka telah meraih gelar: juara Piala Eropa U-19 pada 2023, runner-up Piala Dunia U-20 pada 2023, dan juara Piala Eropa U-17 pada 2024. Pembinaan pemain muda di Italia tidak buruk, namun kesempatan bermain di level senior sangat terbatas.
Hanya sedikit pemain muda yang diberi ruang di klub-klub besar Serie A. Banyak yang dikirim ke Serie B atau Serie C untuk mendapatkan menit bermain. Kondisi ini dianggap sebagai “penyakit lama” yang belum sembuh, sehingga muncul kesenjangan antara pemain muda Italia dan rekan-rekan dari negara Eropa lainnya seperti Spanyol, Prancis, atau Jerman.
Klinsmann mengungkapkan, “Italia menanggung akibat dari kurangnya sosok pemimpin, kurangnya pemain yang mampu menghadapi lawan dalam situasi satu lawan satu, dan kurangnya kepercayaan pada pemain muda,” kata Klinsmann. Ia menambahkan, “Di Italia, (Lamine) Yamal dan (Jamal) Musiala mungkin akan dikirim ke Serie B untuk mendapatkan pengalaman.”
Ia juga menyatakan, “Banyak pelatih masih bekerja dengan tujuan untuk tidak kalah daripada menang dengan segala cara. Dan inilah hasilnya,” jelas eks Inter Milan dan Sampdoria yang pernah memenangi Piala Dunia 1990 tersebut.
Menurut Klinsmann, kurangnya kepercayaan pada pemain muda membuat Italia gagal memanfaatkan potensi yang dimiliki. Sementara negara lain memberi peluang lebih besar bagi pemain muda untuk bermain di level tertinggi. Hal ini menimbulkan ketidaksetaraan dalam pengembangan bakat sepak bola di tingkat internasional.
Dengan kritik ini, Klinsmann berharap Italia dapat meninjau kembali kebijakan klub Serie A dan memberi lebih banyak kesempatan kepada generasi muda. Jika tidak, risiko Italia tetap terjebak dalam siklus kegagalan berulang di turnamen dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Florentino Perez Kampanye Presiden Real Madrid dengan Mourinho
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Gilberto Mora, Pemain Termuda Piala Dunia 2026, 17 Tahun
Kesalahan Nama Pemain AFF U-19: Dimas Adi Tidak Ada
Berita Terbaru
Praearcturus Gigas: Kalajengking Raksasa 1 Meter di Era Devon
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
