Klopp Tidak Cocok Jadi Pelatih Real Madrid, Budaya Berbeda

Sari D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Klopp Tidak Cocok Jadi Pelatih Real Madrid, Budaya Berbeda

Gambar atau konten salah?

Juergen Klopp diperkirakan tidak cocok melatih Real Madrid karena gaya bermainnya yang kaku. Sistem permainan yang ia terapkan sulit diterima oleh para pemain Madrid yang lebih suka kebebasan.

Presiden klub, Florentino Perez, dikabarkan sedang mempertimbangkan dua nama besar, Klopp dan Jose Mourinho, sebagai pelatih baru untuk musim depan. Meskipun demikian, hingga kini Klopp masih bersantai di Red Bull sejak meninggalkan Liverpool dua tahun lalu.

Keberhasilan Klopp di Borussia Dortmund dan Liverpool tidak diragukan. Ia berhasil memecah dominasi Bayern Munich dan membawa Liverpool meraih gelar liga pertama setelah 30 tahun. Namun, prestasi tersebut tidak menjamin kesuksesan di klub dengan budaya berbeda.

Legenda sepakbola Jerman, Oliver Kahn, menilai bahwa “tangan dingin” Klopp tidak sesuai dengan karakter Madrid. Ia berpendapat bahwa klub ini adalah kumpulan superstar yang menolak tunduk pada sistem yang ketat.

Saya tidak tahu apakah saya akan melakukannya seandainya saya adalah Juergen Klopp,” kata Kahn kepada Sky, yang dikutip oleh Marca. “Juergen itu kan seorang pelatih yang suka mengembangkan, suka membangun.”

Selain itu, dia itu kan bekerja dengan sebuah sistem yang telah ditentukan. Sedangkan Real Madrid itu suatu klub yang benar-benar berbeda. Real Madrid itu sebuah kumpulan individu-individu, kumpulan superstar-superstar yang sepenuhnya menolak untuk tunduk pada konsep apapun yang diterapkan kepada mereka.

Kita sudah melihatnya dengan Xabi Alonso. Ini adalah tentang apakah, sebagai seorang pelatih, Anda punya rasa hormat, Anda bisa berhubungan dengan para pemain, Anda bisa mengatur bintang-bintang besar itu, dan Anda bisa meyakinkan mereka akan sistem yang ingin Anda terapkan,” simpulkan Kahn.

Dengan latar belakang ini, Real Madrid tampak lebih memilih pelatih yang mampu menyesuaikan diri dengan pemain berskala besar, daripada yang menegakkan sistem keras. Ini menegaskan pentingnya fleksibilitas dalam manajemen klub elit.

Juergen KloppReal MadridJose MourinhoFlorentino PerezOliver Kahnfleksibilitassuperstar

Komentar

Memuat komentar...