Kloter 4 Pulang 441 Jemaah, Lebih dari Berangkat di Palembang

Maya K. · 2 min baca · 1 jam lalu · 26 dibaca
Bisik.id
Kloter 4 Pulang 441 Jemaah, Lebih dari Berangkat di Palembang

Gambar atau konten salah?

Sejumlah 441 jemaah Kloter 4 mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Secara keseluruhan, 1.770 jamaah haji telah kembali ke Tanah Air.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Selatan, Arkan Nurwahiddin, mengatakan bahwa jumlah jemaah yang pulang lebih banyak dibanding keberangkatan. Saat berangkat ke Arab Saudi, kloter tersebut berisi 439 jemaah, sedangkan saat kembali berjumlah 441 orang.

Ia menambahkan, “Berangkat 439 jemaah dan kembali 441 jemaah. Seluruhnya tiba dengan selamat,” kepada wartawan pada hari Sabtu, 06 Juni 2026.

Arkan menjelaskan penambahan jumlah tersebut terjadi karena tiga jemaah dari kloter lain mengikuti program tanazul atau mutasi kloter untuk pulang lebih awal. Ketiganya adalah Ruswani (70) dan Sainol (81) dari Kloter 11 serta Sukardi Husin (70) dari Kloter 13.

Ia mengungkapkan, “Kebijakan tanazul diberikan kepada jemaah lanjut usia maupun yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, selama masih tersedia kursi pada penerbangan yang dituju,” ungkapnya.

Di balik kabar kepulangan, ada satu jemaah Kloter 4 yang meninggal dunia di Tanah Suci. Tarmidi Pitono Basuki (73) wafat di Makkah pada 23 Mei 2026 setelah menjalani perawatan medis.

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Sumsel menyampaikan duka cita kepada keluarga almarhum serta mendoakan agar seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT.

Ia juga menegaskan, “Hingga hari ini, total jemaah Debarkasi Palembang yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 1.770 orang. Secara umum proses pemulangan berjalan lancar tanpa kendala teknis yang berarti,” kata Arkan.

Arkan mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan setelah tiba di kampung halaman. Perbedaan cuaca antara Arab Saudi dan Indonesia cukup signifikan, sehingga jemaah disarankan beristirahat selama beberapa hari.

Selain itu, ia berharap para jemaah dapat mempertahankan nilai-nilai ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tengah masyarakat. “Kemabruran haji hendaknya tercermin melalui akhlak yang lebih baik, kepedulian sosial yang meningkat, serta semangat untuk terus memberi manfaat bagi sesama,” tutupnya.

Pengembalian Kloter 4 menunjukkan bahwa sedikit lebih banyak peserta pulang daripada yang berangkat, sebagian karena pengaturan pulang lebih awal bagi lansia atau yang sakit. Proses kembali ke Indonesia berjalan lancar, dan kementerian mendorong para jemaah untuk beristirahat serta menjaga nilai spiritual mereka dalam kehidupan sehari‑hari.

Kementerian Haji dan Umrah Sumatera SelatanKloter 4Bandara Sultan Mahmud Badaruddin IItanazuljemaah hajipulang lebih banyakkebijakan tanazul

Komentar

Memuat komentar...