Klungkung: 30% Warga Memisahkan Sampah, DLHP Kembangkan Upaya

Ani R. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 87 dibaca
Bisik.id
Klungkung: 30% Warga Memisahkan Sampah, DLHP Kembangkan Upaya

Gambar atau konten salah?

Di Klungkung, Bali, kesadaran warga dalam memilah sampah masih sangat minim. Hanya sekitar 30 % yang benar‑benar memisahkan sampah, kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung, I Dewa Komang Aswin, pada Senin, 13 April 2026.

Masalah sampah tercampur menjadi keluhan utama petugas pemilah di TOSS Center Gema Santi, Klungkung. “Kami masih sangat banyak menemukan sampah organik digabung dengan plastik, plastik digabung sama residu. Kalau dipilah, akan jauh lebih memudahkan proses pengolahan,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal ini, Aswin sudah mengeluarkan surat edaran kepada pemerintah desa dan kelurahan. Ia juga berencana mengumpulkan berbagai pihak terkait dalam waktu dekat agar bersama‑bersama mendorong pemilahan sampah sebelum dibuang. “Biar sama‑sama kita bergerak karena persoalan ini tidak bisa kalau hanya dibebankan pada DLHP, kita harus bersama‑sama,” jelasnya.

Bupati Klungkung, I Made Satria, menekankan pentingnya kesadaran warga memilah dari rumah. “Jangan sampai dianggap sepele karena sampah ini sudah menjadi boomerang bagi kita di Bali, di Kabupaten Klungkung khususnya yang menjadi tujuan destinasi wisata dunia,” tegasnya.

Dengan upaya kolektif, diharapkan penumpukan sampah di Gumi Serombotan dapat berkurang, sekaligus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di daerah wisata tersebut.

KlungkungBalisampahpemilahanTOSS Center Gema SantiI Dewa Komang AswinGumi Serombotan

Komentar

Memuat komentar...