Kominfo Jatim Luncurkan Klinik Hoaks di Surabaya Workshop
Gambar atau konten salah?
Di tengah maraknya informasi yang tidak jelas di media sosial, masyarakat kini harus lebih waspada dalam memisahkan fakta dari hoaks. Kominfo Jatim merespons kebutuhan ini dengan meluncurkan sebuah platform bernama Klinik Hoaks.
Platform ini diperkenalkan pada acara Workshop I Program AI Talent Factory (AITF) yang diselenggarakan di Gedung Teknik Informatika ITS, Surabaya. Kegiatan tersebut berlangsung pada 12 Maret 2026. Kominfo Jatim bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember untuk menyiapkan ruang belajar dan pengembangan teknologi AI bagi masyarakat.
Menurut Sherlita Ratna Dewi Agustin, kepala dinas Kominfo Jatim, platform ini dirancang untuk membantu masyarakat menghadapi hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian di ruang digital. Ia menekankan bahwa Klinik Hoaks bukan sekadar alat verifikasi, melainkan juga sarana edukasi literasi digital.
Berikut beberapa fitur utama Klinik Hoaks:
- Mengecek kebenaran informasi secara mandiri.
- Memberikan penjelasan dan klarifikasi terhadap isu-isu menyesatkan.
- Mendorong pengguna untuk melakukan verifikasi sebelum mempercayai suatu informasi.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya bergantung pada informasi yang diterima, tetapi juga memiliki inisiatif untuk memverifikasi sebelum mempercayainya,” kata Sherlita Ratna Dewi Agustin.
Di kesempatan yang sama, Said Mirza Pahlevi, kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital di Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, menyoroti pertumbuhan pesat teknologi AI. Ia menegaskan bahwa Indonesia perlu menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu merancang dan menerapkan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Inovasi yang dihasilkan harus bisa digunakan secara nyata, bukan hanya tetap berada pada konsep,” tambah Said Mirza Pahlevi.
Untuk mengakses layanan Klinik Hoaks, masyarakat dapat mengunjungi laman resmi melalui https://klinikhoaks.jatimprov.go.id/. Platform ini terbuka bagi semua kalangan yang ingin memeriksa kebenaran informasi yang beredar di internet.
Dengan hadirnya Klinik Hoaks, Kominfo Jatim menegaskan komitmennya dalam memperkuat kesadaran literasi digital. Langkah ini sejalan dengan upaya nasional untuk mempersiapkan talenta digital di era AI, memastikan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab dan efektif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
