Kompany Bawa Bayern Juara Bundesliga, Rekor Gol Terbanyak 2024
Gambar atau konten salah?
Vincent Kompany resmi menjadi pelatih baru Bayern Munich pada musim panas 2024, menggantikan Thomas Tuchel. Keputusan ini langsung menimbulkan perdebatan, karena Kompany sebelumnya hanya pernah melatih tim di Burnley dan belum memiliki pengalaman di klub besar.
Reaksi positif datang dari mantan legenda sepakbola Prancis Thierry Henry, yang mengaku sangat terkesan dengan Kompany. Ia menilai bahwa Kompany mampu membawa klub ke puncak, meski banyak yang meragukan kemampuan dan jam terbangnya.
Di musim debutnya, Kompany berhasil mengembalikan Bayern Munich ke posisi juara Bundesliga setelah finis ketiga di era Thomas Tuchel. Klub tersebut menutup musim dengan keunggulan 13 poin dari juara sebelumnya, Bayer Leverkusen, menunjukkan dominasi yang jelas.
Musim kedua di Bavaria memperlihatkan hasil yang lebih gemilang. Harry Kane dan rekan-rekannya mempertahankan gelar Liga Jerman, menjuarai Piala DFB, serta mencapai semifinal Liga Champions—pencapaian kedua klub dalam tiga musim terakhir. Bayern Munich juga memecahkan rekor gol sendiri dalam satu musim dengan 122 gol, hanya kalah dari Torino (125) pada musim 1947-48 di antara lima liga top Eropa.
Henry tidak menahan pujian. Ia berkata, “Pada mulanya, banyak yang mengira dia itu bukan orang yang tepat untuk pekerjaan itu, tapi dia melakukan sebuah pekerjaan yang menakjubkan,” ujarnya kepada Sports Illustrated edisi Jerman. “Apabila Anda menempatkan seseorang seperti dia di tempat yang tepat -- dengan orang-orang yang memahami dia -- Anda mendapatkan FC Bayern yang sekarang,” tambahnya.
Henry juga mengingatkan bahwa ia pernah bekerja dengan Kompany ketika menjadi asisten pelatih Timnas Belgia. Ia menilai Kompany cerdas, fasih berbahasa, dan jelas tentang apa yang diinginkan. “Dia tidak ragu-ragu, dan ketika dia mengatakan sesuatu dia bersungguh-sungguh,” ujarnya.
Menurut Henry, Kompany adalah pemimpin tangguh yang dapat membawa kesuksesan bila diberi pemain-pemain yang tepat. “Dia itu seorang pemimpin yang tangguh dan telah membuktikan bahwa dia mampu mendatangkan kesuksesan ketika Anda memberi dia pemain-pemain yang tepat,” jelasnya.
Keberhasilan Kompany di Bayern menunjukkan bahwa pengalaman di klub kecil tidak selalu menjadi penghalang. Dengan strategi yang tepat dan dukungan pemain, seorang pelatih dapat mengubah dinamika klub besar menjadi pemenang liga dan kompetisi internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Skotlandia Kalahkan Haiti 1-0 di Babak Pertama Piala Dunia
Swiss Juara Grup B Piala Dunia 2026, Fair Play Menentukan
Usia Messi 38 Tahun Tidak Menghalangi Argentina 2026
Brasil dan Maroko Imbang 1-1 di Grup C Piala Dunia 2026
Brasil dan Maroko Imbang 1-1 di MetLife, Grup C Satu Poin
Tingkat Pengangguran Remaja di Jakarta Menurun 5 Persen
Berita Terbaru
Polisi Berhentikan Balap Liar Pasuruan, 3 Suspek Ditangkap
Car Free Day Palembang Dukung UMKM, Kurangi Polusi Udara
Tol Prosiwangi Target Operasional Akhir 2026 Sebelum Juli
Indonesia Tampil Tiga Wakil di Final Australian Open 2026
Transmart Sale: AC Sharp 1 PK Diskon 70% Mulai Rp 4.449.000
KCIC Terapkan Tarif Dinamis Whoosh, Harga Terendah Rp250k
Cheddar, Mozzarella, Parmesan: Mana Lebih Sehat Konsumen?
Sambal Bawang Bu Rudy: Pedas Nendang, Mudah Dibuat di Rumah
