Koperasi Desa Merah Putih Jadi Pusat Penyerapan Produk Lokal

Hari W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 111 dibaca
Bisik.id
Koperasi Desa Merah Putih Jadi Pusat Penyerapan Produk Lokal

Gambar atau konten salah?

Target kemiskinan ekstrem 0% pada 2026 menjadi fokus utama pemerintah. Salah satu cara yang diambil adalah memanfaatkan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai offtaker atau penyerap produk lokal dari setiap desa dan kelurahan di Indonesia.

Di kantor Kementerian Koperasi, Jakarta Selatan, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar—yang biasa dipanggil Cak Imin—mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mendorong koperasi untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia menegaskan, “Kita akan terus bekerja sekuat tenaga agar koperasi tumbuh dan bergerak menjadi kekuatan ekonomi supaya bisa ikut bersama-sama mengatasi kemiskinan (ekstrem) dengan target 0% tahun ini dan maksimal 5% tahun 2029,” kata Cak Imin pada Senin, 13 April 2026.

Menurutnya, koperasi dapat meningkatkan produksi lokal berbasis desa dan pertanian serta mengembangkan ekonomi kreatif. Hal ini bertujuan agar pasar desa, pasar kabupaten, dan pasar nasional dapat terisi dengan produk lokal yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Cak Imin menambahkan, “Kita akan bekerja terus agar semakin muncul produk-produk dari desa dan dari manapun, terutama produk lokal untuk mengisi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Gerai-gerai yang ada kita harapkan menjadi sarana tumbuh kembangnya keberdayaan produktivitas lokal dan ekonomi masyarakat.”

Pemerintah juga mempercepat pembangunan fisik gerai dan gudang Kopdes Merah Putih. Gerai-gerai ini diharapkan dapat segera beroperasi, menyerap, dan menjual kembali hasil produksi masyarakat sekitar.

Di sisi lain, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan peran penting setiap Kopdes dalam aktivitas perdagangan masyarakat. Ia menjelaskan, “Mulai dari menyediakan berbagai produk bersubsidi, hingga membeli produk-produk lokal. Sebagai offtaker atau instrumen untuk menyerap seluruh hasil produk masyarakat di desa dan kelurahan. Apakah itu tanaman pangan, peternakan, hortikultura, buah-buahan, sayuran, kerajinan dan lain sebagainya, dan termasuk juga tadi disampaikan kepada kami supaya Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini juga menjadi instrumen untuk bisa mengatasi masalah kemiskinan karena target tahun ini kemiskinan ekstrim harus nol.”

Dengan strategi ini, pemerintah berharap koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat rantai pasok lokal, dan secara bertahap menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Koperasi Desa dan Kelurahan Merah PutihOfftakerProduk LokalKemiskinan EkstremEkonomi KreatifRantai Pasok LokalGerai & Gudang

Komentar

Memuat komentar...