KSP: Lahan dan Modal Menahan Gerai Kopdes Merah Putih

Lina F. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 48 dibaca
Bisik.id
KSP: Lahan dan Modal Menahan Gerai Kopdes Merah Putih

Gambar atau konten salah?

Pada 13 April 2026, Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XIII. Ia mengungkapkan beberapa kendala yang dihadapi dalam pengembangan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Qodari menjelaskan bahwa program ini masih belum didukung oleh ekosistem kebijakan yang memadai. Ia menyoroti tiga isu utama: lahan, permodalan, dan model bisnis. Untuk memastikan fakta, tim KSP melakukan pengecekan incognito pada 19-20 Desember 2025 di lima lokasi di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

"Dari 5 lokasi di 3 provinsi, program belum didukung ekosistem kebijakan yang memadai dengan tiga isu utama, lahan, permodalan dan model bisnis. Seluruh koperasi belum memiliki lahan yang clean and clear, serta masih menempati aset tanpa dasar hukum yang jelas, sehingga berisiko secara audit dan menghambat pembiayaan," jelas Qodari.

Ia menambahkan bahwa pengadaan lahan, terutama di wilayah perkotaan, menjadi tantangan besar. Saat ini, dari target puluhan ribu gerai, hanya sekitar 4.000 yang sudah rampung 100%, sementara sisanya masih dalam tahap pembangunan atau persiapan.

"Jadi lahan yang sudah teridentifikasi ada 50.000. Lahan sedang pembangunan fisik34.000 dan yang sudah selesai 4.000. Itu jadi 83.000 yang sudah punya lahan 50.000, sedang dibangun 34.000 dan yang sudah selesai 100% adalah 4.000," katanya.

Menurut Qodari, target pembangunan gerai permanen hingga Maret 2026 belum dapat tercapai sesuai rencana awal. Pemerintah menargetkan 80 ribu gerai fisik rampung pada bulan tersebut. Namun, realitasnya berbeda.

"Target pembangunan gerai permanen hingga Maret 2026 diprediksi belum bisa dicapai secara penuh. Ini sudah bulan April, jadi kita pada bulan Desember sudah bisa melihat bahwa pada bulan Maret itu kemungkinan sulit untuk bisa diselesaikan. Dan sekarang pada awal bulan April memang ternyata betul apa yang kita antisipasi pada bulan Desember," tutup Qodari.

Dengan kondisi saat ini, keberhasilan program Kopdes Merah Putih masih memerlukan upaya tambahan, terutama dalam penyediaan lahan yang sah dan penguatan mekanisme permodalan. KSP menegaskan bahwa evaluasi terus dilakukan agar target pembangunan gerai dapat disesuaikan dengan realitas lapangan.

Koperasi Desa Merah PutihKepala Staf PresidenKendala LahanPermodalanEkosistem KebijakanTarget Gerai 80 RibuAudit dan Pembiayaan

Komentar

Memuat komentar...